Notification

×

Iklan

IKN Jadi Percontohan Rehabilitasi Mangrove Nasional

Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:56 WIB Last Updated 2026-08-02T11:56:00Z

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur

Jakarta, Rakyatterkini.com  – Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur ditetapkan sebagai kawasan percontohan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan mangrove melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) yang digagas oleh Kementerian Kehutanan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, IKN siap menjadi model pengelolaan dan rehabilitasi mangrove yang nantinya dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Basuki menjelaskan bahwa upaya rehabilitasi mangrove sebenarnya telah dilakukan di kawasan IKN. Kehadiran Program M4CR, lanjutnya, semakin memperkuat komitmen untuk memastikan pemulihan ekosistem mangrove berjalan optimal dan mencapai hasil yang diharapkan.

Pernyataan itu disampaikan Basuki usai menghadiri kegiatan Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).

Program M4CR mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia dan akan dijalankan di empat provinsi, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, serta Sumatera Utara.

Menurut Basuki, pengalaman pelaksanaan program di IKN akan dijadikan acuan atau prototipe yang bisa direplikasi di wilayah lain. Ia menegaskan kesiapan IKN menjadi lokasi percontohan sehingga hasilnya dapat menjadi referensi bagi daerah-daerah yang melaksanakan rehabilitasi mangrove.

Program tersebut ditargetkan selesai pada 2027. Di kawasan IKN, luas rehabilitasi mangrove diproyeksikan mencapai sekitar 1.100 hektare, dengan sekitar 150 hektare di antaranya menjadi bagian dari pelaksanaan Program M4CR.

Basuki optimistis seluruh target rehabilitasi dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Program M4CR, Muhammad Zainal Arifin, mengatakan pemilihan IKN sebagai lokasi awal bertujuan untuk memberikan contoh nyata kepada pemerintah daerah dalam mengembangkan rehabilitasi mangrove.

Ia menilai keberhasilan menjaga ekosistem mangrove akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat pada masa mendatang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update