Sijunjung, Rakyatterkini.com – Video yang memperlihatkan longsornya tebing hingga menghantam sejumlah ponton di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, ramai beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Longsor datang secara mendadak ketika beberapa penjaga kapal atau ponton berada di sekitar lokasi tempat ponton ditambatkan.
Tebing yang berada tepat di belakang ponton tiba-tiba ambruk. Tanah dan bebatuan yang terbawa longsoran kemudian jatuh dan menghantam sejumlah ponton di bawahnya.
Mendapat laporan mengenai kejadian itu, personel Polres Sijunjung segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Petugas tiba sekitar pukul 14.40 WIB dan melaksanakan pengecekan hingga sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan awal, sekitar 10 ponton dilaporkan terdampak longsor. Dalam kejadian tersebut, empat orang mengalami luka ringan.
Tiga korban, yakni Gg, Rf, dan Zl, telah meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, Sofyan sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gambok sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Petugas juga menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada warga lain yang menjadi korban atau masih berada di lokasi terdampak.
Rekaman longsor tersebut kemudian dibagikan salah satu akun Instagram, @info.minang. Video singkat itu mendapat banyak perhatian dari pengguna media sosial.
Sejumlah warganet turut memberikan tanggapan terhadap kejadian tersebut. Beberapa komentar menghubungkan longsor dengan kondisi lingkungan, sementara lainnya mempertanyakan dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan tersebut.
Komentar mengenai aktivitas pertambangan emas juga muncul dari sejumlah pengguna Instagram lainnya. Ramainya tanggapan warganet mencerminkan perhatian masyarakat terhadap kondisi lingkungan serta aktivitas pertambangan di wilayah sekitar lokasi longsor.(da*)


