Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang semakin serius mewujudkan cita-cita masuk dalam daftar Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) melalui sektor gastronomi.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, kawasan bersejarah Jalan Batang Arau, Kota Tua Padang, akan menjadi lokasi pelaksanaan Padang Gastronomy Market yang digelar pada 7–10 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan perpaduan budaya dan cita rasa dari berbagai latar belakang masyarakat.
Berbeda dengan festival kuliner biasa, acara yang diinisiasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang tersebut menghadirkan konsep wisata gastronomi yang mengangkat keberagaman budaya. Para pengunjung tidak hanya dapat menikmati kuliner khas Minangkabau, tetapi juga mencicipi makanan tradisional dari komunitas Tionghoa, India, hingga Nias yang telah lama menjadi bagian dari sejarah Kota Padang.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Nasdwiyelly, mengatakan berbagai persiapan, termasuk penataan lokasi dan fasilitas pendukung, telah diselesaikan sebelum acara dimulai untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Padang Gastronomy Market merupakan salah satu rangkaian HJK Padang ke-357 yang bertujuan mendukung langkah Padang menuju Kota Gastronomi Dunia. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan produk UMKM kuliner yang menjadi kekuatan dan identitas daerah,” ujar Nasdwiyelly saat melakukan peninjauan di kawasan Kota Tua, Kamis (6/8/2026).
Untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat, Pemko Padang telah melakukan seleksi terhadap 50 pelaku UMKM kuliner dan komunitas usaha yang akan mengisi stan-stan yang telah disiapkan. Mereka diberi ruang untuk menampilkan berbagai produk makanan warisan budaya masing-masing.
Nasdwiyelly menjelaskan, puluhan tenant tersebut akan menyajikan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan tradisional Minangkabau hingga hidangan khas dari berbagai etnis yang berkembang di Kota Padang.
“Sebanyak 50 tenant sudah kami siapkan dan seluruhnya berasal dari UMKM kuliner. Menu yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari makanan tradisional sampai kuliner khas dari keberagaman masyarakat Kota Padang,” katanya.
Pelaksanaan Padang Gastronomy Market juga terintegrasi dengan kegiatan Xploria Padang yang digelar di kawasan sepanjang Sungai Batang Arau. Mengangkat tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, acara ini menggabungkan daya tarik kawasan kota lama, keindahan sungai, serta kekayaan kuliner berbasis rempah sebagai potensi wisata unggulan.
Menurut Nasdwiyelly, kolaborasi antara Padang Gastronomy Market dan Xploria Padang diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung selama rangkaian perayaan HJK Padang ke-357.
“Karena pelaksanaannya bersamaan dengan Xploria Padang di sepanjang Batang Arau, kami berharap jumlah kunjungan masyarakat dan wisatawan meningkat selama perayaan HJK tahun ini,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Padang berharap sektor UMKM kuliner semakin berkembang dan mampu memberikan dampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. Selain itu, ajang ini juga menjadi langkah strategis memperkuat posisi Padang sebagai destinasi wisata gastronomi yang dikenal hingga tingkat internasional.(da*)


