Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, mengingatkan pentingnya upaya pencegahan stunting yang dilakukan sejak usia remaja. Pesan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan kader Posyandu, orang tua balita, serta lansia di Posyandu Bunga Tanjung, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Rabu (12/8/2026). Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Salimpaung.
Dalam kunjungan itu, Ny. Lise menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk mendukung kegiatan Posyandu. Penyerahan tersebut turut disaksikan Kepala Puskesmas Sungai Tarab 1 dr. Ulfahmi, Ketua Posyandu Nagari Pasia Laweh Ny. Nela Hidayat, para kader Posyandu Bunga Tanjung, serta Camat Sungai Tarab.
Ny. Lise mengapresiasi dedikasi para kader yang selama ini dengan sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai penggerak berbagai kegiatan kesehatan di tingkat masyarakat.
Ia berharap bantuan APE tidak sekadar disimpan, tetapi benar-benar digunakan untuk membuat suasana Posyandu lebih menarik bagi anak-anak. Dengan demikian, anak diharapkan semakin antusias datang ke Posyandu sekaligus mengikuti berbagai kegiatan yang tersedia.
Menurut Ny. Lise, setelah mengalami transformasi melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan. Posyandu kini menjadi salah satu pintu awal untuk menemukan berbagai persoalan masyarakat, termasuk bidang pendidikan, sanitasi, kesehatan dan sosial.
Karena itu, kader diharapkan mampu mengenali masalah yang ditemukan di lapangan dan meneruskannya kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan untuk ditindaklanjuti.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok lanjut usia. Ny. Lise mengimbau para lansia untuk rutin memeriksa kondisi kesehatan, terutama tekanan darah dan kadar gula. Ia menilai pemeriksaan berkala penting dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum muncul gangguan kesehatan yang lebih serius.
Terkait stunting, ia menjelaskan bahwa pencegahan harus dilakukan secara berkesinambungan, bahkan sebelum seseorang menjadi ibu. Upaya tersebut mencakup pemenuhan gizi seimbang sejak remaja, konsumsi tablet tambah darah, kesiapan calon ibu, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pemenuhan kebutuhan gizi anak sejak usia dini.
Ia menegaskan bahwa anak merupakan amanah yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan tumbuh kembang terbaik, baik dari sisi kesehatan, gizi, kebersihan, kenyamanan maupun kebahagiaan.
Ny. Lise juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan masyarakat. Program pemerintah dan pelayanan tenaga kesehatan, menurutnya, akan berjalan maksimal jika masyarakat turut aktif memanfaatkan layanan Posyandu.
Sementara itu, Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Drs. Herison, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat Posyandu melalui peningkatan kemampuan kader dan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Datar kepada Tim Pembina Posyandu Nagari untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Farid)


