Notification

×

Iklan

Kementerian PU Bantu Pulihkan Fasilitas Terdampak Banjir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:17 WIB Last Updated 2026-08-12T21:17:00Z

Kementerian PU Percepat Pemulihan Sekolah

Padang, Rakyatterkini.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak mempercepat pemulihan sejumlah fasilitas pendidikan dan panti asuhan yang terdampak banjir di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan berupa pasokan air bersih untuk membantu proses pembersihan.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatra Barat, Kementerian PU mengoperasikan dua unit mobil tangki air bersih. Bantuan tersebut digunakan untuk membersihkan ruang kelas, asrama, area perkantoran panti asuhan, serta fasilitas SMA Puti Bungsu yang terdampak banjir lalu.

Banjir yang mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter membuat sejumlah bangunan terendam dan meninggalkan timbunan lumpur. Kondisi itu menyebabkan fasilitas pendidikan maupun panti asuhan belum dapat digunakan secara optimal sebelum proses pembersihan selesai.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan sarana dan prasarana setelah bencana. Menurutnya, pemulihan fasilitas umum penting agar aktivitas masyarakat dan pelayanan dasar dapat kembali berjalan.

“Kementerian PU akan terus membantu pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak bencana. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan mendapatkan pelayanan dasar dengan baik,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Kepala BPBPK Sumatra Barat Maria Doeni Isa menjelaskan, bantuan air bersih diberikan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Maria, koordinasi dilakukan untuk memetakan fasilitas yang membutuhkan dukungan air bersih. Setelah lokasi prioritas ditentukan, tim Kementerian PU langsung menyalurkan bantuan ke titik yang terdampak.

Selain Koto Tangah, banjir juga menerjang sejumlah wilayah lain di Kota Padang, seperti Kecamatan Kuranji dan Bungus Teluk Kabung. Kementerian PU bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan untuk menentukan kebutuhan penanganan di masing-masing lokasi.

Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu langkah dalam penanganan pascabencana, terutama untuk mempercepat pembersihan bangunan yang dipenuhi lumpur sehingga fasilitas dapat kembali digunakan.

Kementerian PU menyatakan bentuk bantuan selanjutnya akan menyesuaikan hasil pemantauan dan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas serta mengembalikan pelayanan dasar bagi warga yang terdampak banjir.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update