Padang, Rakyatterkini.com – Minat masyarakat terhadap transportasi kereta api terlihat tinggi selama rangkaian libur peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat sebanyak 27.432 pelanggan menggunakan layanan kereta api pada 14–17 Agustus 2026.
KA Pariaman Ekspres menjadi layanan yang paling banyak digunakan dengan jumlah pelanggan mencapai 19.702 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi pelanggan dari seluruh perjalanan KA Pariaman Ekspres selama periode libur kemerdekaan.
Sementara itu, KA Lembah Anai tercatat melayani 4.666 pelanggan dan KA Minangkabau Ekspres sebanyak 3.064 pelanggan.
Tingginya jumlah pengguna tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin diminati masyarakat sebagai sarana transportasi untuk berbagai keperluan, mulai dari berwisata, mengunjungi keluarga, hingga melakukan perjalanan selama masa libur panjang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pelanggan menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada layanan perkeretaapian.
Menurutnya, tingginya penggunaan KA Pariaman Ekspres dan sejumlah layanan lainnya membuktikan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan,” kata Reza.
Dari sisi stasiun keberangkatan, Stasiun Padang mencatat jumlah pelanggan tertinggi dengan 7.307 orang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman dengan 4.665 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.722 pelanggan, Stasiun Naras 1.602 pelanggan, serta Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.432 pelanggan.
Untuk pelanggan yang tiba di stasiun tujuan, Stasiun Padang kembali mencatat angka tertinggi, yakni 7.536 pelanggan. Berikutnya terdapat Stasiun Pariaman dengan 5.001 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.245 pelanggan, Stasiun Naras 1.745 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.357 pelanggan.
Menghadapi tingginya aktivitas perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar meningkatkan kesiapan operasional dengan memastikan kondisi sarana dan prasarana, memperketat pemantauan perjalanan kereta api, serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama selama masa libur. Petugas melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap sarana dan prasarana, memantau perjalanan kereta api, serta memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang.
KAI mengingatkan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan ketika melewati perlintasan sebidang. Masyarakat diminta berhenti, melihat kondisi sekitar, dan memastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas serta memberikan kesempatan kepada kereta api untuk terlebih dahulu melintas.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak berjalan, bermain, atau melakukan kegiatan lain di jalur rel karena tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu perjalanan kereta api.
Reza mengajak masyarakat turut berperan dalam menciptakan budaya keselamatan perkeretaapian. Menurutnya, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
Ia berharap masyarakat terus mematuhi ketentuan keselamatan di perlintasan sebidang dan tidak melakukan aktivitas di jalur rel agar perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga mencapai tujuan.(da*)


