Tilatang Kamang, Rakyatterkini.com – Akses transportasi warga Jorong Koto Tangah Hilia, Nagari Koto Tangah I, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, kini semakin mudah setelah Jembatan Garuda di wilayah tersebut resmi diresmikan.
Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional yang mencakup ribuan pembangunan jembatan serta fasilitas sumber air bersih di berbagai daerah. Kegiatan berlangsung Kamis (13/8) dan dihadiri Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, serta Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Brigjen TNI Heri Susanto.
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan fasilitas tersebut secara virtual dari pusat. Kegiatan itu diikuti oleh jajaran TNI, Polri, serta pemerintah daerah dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Dalam peresmian tersebut, Presiden meresmikan 3.395 Jembatan Garuda hasil pembangunan TNI/Polri dan 3.000 titik sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat. Pembangunan fasilitas itu ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar.
Brigjen TNI Heri Susanto menyebutkan, di wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol terdapat 62 titik pembangunan yang terdiri dari jembatan dan sumber air bersih. Sebanyak 42 titik di antaranya berada di Sumatera Barat, termasuk lima titik yang tersebar di Kabupaten Agam.
“Di Kabupaten Agam ada lima titik, yakni dua jembatan dan tiga sumber air bersih,” kata Heri Susanto.
Salah satu jembatan yang diresmikan berada di Jorong Koto Tangah Hilia. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Heri Susanto juga mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama oleh masyarakat.
“Semoga pembangunan jembatan dan sumber air bersih ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi kontribusi TNI dan Polri dalam membantu pemerintah daerah menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda memberikan manfaat nyata bagi warga Nagari Koto Tangah.
Ia mengatakan, jembatan tersebut tidak hanya mempermudah pergerakan masyarakat, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi warga dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan.
“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar. Hasil pertanian dan perkebunan juga lebih mudah dibawa, sehingga diharapkan turut meningkatkan perekonomian warga,” ungkap Benni Warlis.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat menunjukkan kuatnya kolaborasi antara TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.
Benni Warlis berharap kerja sama antarlembaga terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Sinergi TNI/Polri bersama pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.(da*)


