Notification

×

Iklan

Indonesia Matangkan FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 01:45 WIB Last Updated 2026-08-11T18:45:00Z

Menpora Erick Thohir (kanan) bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Jakarta, Rakyatterkini.com – Persiapan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 terus dimatangkan. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari stadion, lapangan latihan, hingga strategi promosi turnamen.

Indonesia bersama Hong Kong mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026 dan menjadi kompetisi baru yang berada di bawah naungan FIFA dengan format dua divisi.

Di Indonesia, dua stadion ditetapkan sebagai lokasi pertandingan. Kedua venue tersebut adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selain venue pertandingan, fasilitas latihan bagi tim peserta juga menjadi bagian penting dalam persiapan. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan GOR Soemantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng sebagai lokasi pendukung selama turnamen berlangsung.

Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI sebelumnya turut mengusulkan Jakarta International Stadium (JIS) untuk digunakan sebagai fasilitas latihan. Namun, rencana tersebut terkendala karena JIS telah memiliki jadwal konser pada periode yang berdekatan dengan pelaksanaan turnamen.

"JIS sebenarnya juga kami tawarkan, tetapi karena akan digunakan untuk konser, kemungkinan dua lapangan tersebut yang akan digunakan," ujar Pramono dalam keterangan resmi Kemenpora, Selasa (11/8/2026).

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Selain fasilitas, pemerintah daerah juga akan membantu memperkenalkan turnamen melalui berbagai ruang publik yang berada di Jakarta.

"Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya, termasuk promosi melalui ruang-ruang terbuka milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Erick Thohir mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 berjalan optimal.

"Beliau sangat memahami apa saja yang perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur," kata Erick.

Erick juga meminta dukungan maksimal dari Pemprov DKI serta masyarakat sepak bola Indonesia. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu Timnas Indonesia meraih hasil terbaik dalam kompetisi.

"Sekali lagi kami memohon dukungan maksimal dari Pemerintah Provinsi DKI dan tentunya masyarakat sepak bola untuk menjadi bagian dari perjuangan timnas agar dapat terus memberikan prestasi terbaik ke depannya," ujarnya.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri direncanakan menggunakan format dua divisi. Pada divisi pertama, delapan negara akan dibagi ke dalam dua grup. Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura.

Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Adapun divisi kedua akan diikuti enam negara dan seluruh pertandingan digelar di Hong Kong. Tuan rumah berada di Grup A bersama Myanmar dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B berisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Dengan penyiapan stadion pertandingan, fasilitas latihan, serta dukungan pemerintah daerah, Indonesia terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 berjalan lancar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update