Notification

×

Iklan

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:50 WIB Last Updated 2026-08-23T23:50:00Z

SARGA Sukses Gelar Pacu Kuda untuk Kedua Kalinya di Payakumbuh

Payakumbuh, Rakyatterkini.com – Ajang pacuan kuda bertajuk Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 kembali berlangsung di Kota Payakumbuh, Minggu (23/8). Kompetisi tersebut digelar di Lintasan Pacu Kuda Kubu Gadang dan menjadi penyelenggaraan kedua yang dihadirkan promotor olahraga dan hiburan nasional SARGA.CO di daerah tersebut.

Sebelumnya, SARGA.CO juga sukses menggelar IHR di Payakumbuh pada tahun lalu. Namun, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan, salah satunya berupa siaran langsung yang dapat disaksikan hingga mancanegara.

VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan, menjelaskan bahwa IHR Merdeka Cup 2026 tidak hanya melibatkan media dalam negeri. Pihaknya menggandeng NEP Middle East and Asia untuk menayangkan perlombaan secara internasional dengan menggunakan bahasa Inggris.

“Dengan konsep ini, pertandingan dapat disaksikan oleh penonton dari sejumlah negara,” ujar Kevin.

Sebanyak 78 ekor kuda pilihan dari Aceh, Jakarta, Jawa Barat serta sembilan daerah di Sumatera Barat turut berkompetisi. Para peserta memperebutkan total hadiah senilai Rp450 juta yang terbagi dalam 15 kelas perlombaan.

Suasana kemerdekaan juga menjadi bagian dari gelaran tersebut melalui konsep bernuansa merah putih. Selain itu, panitia menyediakan kelas khusus penonton yang memberikan kesempatan menikmati perlombaan dari jarak dekat, termasuk menyaksikan persiapan para joki hingga area garis start dan finis.

Kevin berharap inovasi berupa siaran berbahasa Inggris dapat memperluas jangkauan penonton sekaligus memperkenalkan tradisi pacuan kuda Indonesia, khususnya yang telah mengakar kuat di Sumatera Barat, kepada masyarakat internasional.

Ketua Pordasi Sumatera Barat, Deri Asta, menyebut daerah tersebut memiliki delapan arena pacuan kuda. Enam di antaranya bahkan telah berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka.

Menurutnya, kondisi itu menjadi bukti bahwa pacuan kuda merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Sumatera Barat. Tradisi perlombaan yang dikenal sebagai Alek Nagari tersebut kini dikembangkan dengan pendekatan yang lebih profesional melalui kolaborasi bersama SARGA.CO.

“Pacu kuda sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Sumbar. Sekarang tradisi tersebut dikemas secara profesional sehingga semakin berkembang,” kata Deri.

Ia menambahkan, Sumatera Barat juga termasuk daerah yang berperan dalam sejarah awal terbentuknya Pordasi. Olahraga pacuan kuda tidak hanya menjadi kegiatan kalangan tertentu, tetapi melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Deri berharap perkembangan pacuan kuda profesional dapat menarik minat generasi muda. Dengan demikian, tradisi pacuan kuda lokal dapat terus bertahan sekaligus memiliki peluang untuk dikenal di tingkat internasional.

Sementara itu, Direktur Komersial SARGA.CO, Diana Airin, mengatakan pihaknya telah menyelenggarakan enam kejuaraan pacuan kuda profesional sepanjang 2026. Dari seluruh rangkaian tersebut, Payakumbuh menjadi satu-satunya lokasi penyelenggaraan di luar Pulau Jawa.

Menurut Diana, kembalinya IHR Merdeka Cup ke Payakumbuh merupakan bentuk komitmen SARGA.CO dalam mengembangkan pacuan kuda. Olahraga tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat memperkuat nilai budaya sekaligus menghadirkan konsep sportainment yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update