Notification

×

Iklan

Harga Pinang Pessel Tembus Rp18 Ribu per Kg

Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:18 WIB Last Updated 2026-08-15T22:18:00Z

Harga pinang kering

Pessel, Rakyatterkini.com – Harga pinang kering di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas tersebut di tingkat petani telah mencapai Rp18 ribu per kilogram.

Kondisi ini mendapat sambutan positif dari para petani pinang. Salah satunya Jely (35), petani asal Kecamatan Lengayang, yang mengaku senang dengan kenaikan harga tersebut.

Menurut Jely, harga pinang sebelumnya masih berada di sekitar Rp12 ribu per kilogram. Namun, sejak empat hari terakhir, harga mulai naik hingga Rp18 ribu per kilogram.

Ia berharap harga tersebut dapat bertahan bahkan kembali mengalami peningkatan sehingga memberikan keuntungan lebih baik bagi petani.

Kenaikan harga juga dinilai dapat mendorong kembali minat masyarakat untuk mengembangkan komoditas pinang. Oyon, salah seorang petani, mengatakan harga Rp18 ribu per kilogram menjadi angin segar setelah pinang sempat kurang diminati.

“Dengan harga Rp18 ribu, tentu petani akan lebih bersemangat. Sebelumnya, minat terhadap pinang mulai menurun,” ujarnya.

Sementara itu, Iwit (41), salah seorang tauke pinang, membenarkan adanya kenaikan harga di tingkat petani. Ia menyebut harga pinang mulai bergerak naik sejak akhir Juli 2026 dan terus meningkat hingga pertengahan Agustus.

Saat ini, kata Iwit, pinang dibeli dari petani dengan harga mencapai Rp18 ribu per kilogram. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti faktor utama yang menyebabkan harga komoditas tersebut meningkat.

Namun, harga di tingkat tauke mengikuti perkembangan harga di gudang tujuan pengiriman pinang. Menurutnya, sebagian hasil pinang dari Pesisir Selatan dikirim ke Padang.

“Kalau harga di Padang naik, kami juga harus menyesuaikan harga pembelian dari petani,” jelasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update