Padang Panjang, Rakyatterkini.com — Hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Jumat (14/8), berlangsung dengan beragam kegiatan. Acara yang dimulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB tersebut diisi sejumlah agenda, termasuk talkshow pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kepada mahasiswa baru.
Salah satu UKM yang diperkenalkan adalah PersMa Pituluik ISI Padangpanjang. Wakil Pimpinan Umum PersMa Pituluik, Adzkia Dwi Putri, hadir untuk memperkenalkan kegiatan pers kampus sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai dunia jurnalistik.
Adzkia menjelaskan, PersMa Pituluik merupakan organisasi mahasiswa yang berfokus pada bidang jurnalistik. Karya yang dihasilkan anggotanya tidak terbatas pada berita, tetapi juga mencakup feature, esai, kolom, artikel, puisi, cerpen, serta berbagai konten jurnalistik untuk media digital.
Menurutnya, kegiatan di PersMa Pituluik menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuan jurnalistik secara bersama-sama. UKM tersebut mendapat pembinaan dari Sulaiman Juned, pendiri sekaligus pembimbing PersMa Pituluik yang juga merupakan dosen Jurusan Seni Teater serta memiliki pengalaman sebagai wartawan, sastrawan, dan sutradara teater.
Mahasiswa yang berminat bergabung dengan PersMa Pituluik harus melewati sejumlah tahapan. Setelah melakukan pendaftaran, calon anggota diwajibkan mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) dan dinyatakan lulus sebelum resmi menjadi anggota UKM tersebut.
Pemaparan mengenai PersMa Pituluik mendapat sambutan positif dari mahasiswa baru. Mereka menilai pers kampus memiliki peran penting sebagai sarana penyebaran informasi mengenai berbagai kegiatan maupun kehidupan akademik di lingkungan ISI Padangpanjang.
Salah seorang peserta PKKMB, Dyah, menilai PersMa Pituluik dapat membantu mahasiswa memahami berbagai informasi kampus, termasuk aturan dan kegiatan yang berlangsung. Ia juga melihat organisasi tersebut sebagai tempat yang tepat untuk mengasah kemampuan menulis.
Hal senada disampaikan Najwita. Menurutnya, kehadiran pers kampus dapat memudahkan mahasiswa baru memperoleh informasi mengenai berbagai aktivitas dan perkembangan yang terjadi di lingkungan kampus.
“Keberadaan wartawan di lingkungan kampus sangat penting karena dapat membantu kami sebagai mahasiswa baru mendapatkan informasi secara langsung,” katanya.
Ketertarikan untuk bergabung juga ditunjukkan peserta lainnya, Gea. Setelah mengikuti pemaparan, ia mengaku semakin tertarik mempelajari dunia kepenulisan melalui PersMa Pituluik.
“Aku sudah mencatat nama Instagram-nya. Aku juga berkeinginan menjadi penulis dan bergabung dengan PersMa Pituluik,” ujarnya.
Dyah pun mengungkapkan ketertarikannya untuk bergabung. Ia menilai berbagai kegiatan kreatif yang ditawarkan PersMa Pituluik dapat menjadi pengalaman menarik bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan keterampilan menulis sekaligus belajar berorganisasi.
“Ketika mendengar penjelasan tentang kreativitas pers kampus, sepertinya asyik untuk bergabung dalam organisasi ini,” tuturnya.
Pengenalan PersMa Pituluik dalam rangkaian PKKMB menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh aktivitas jurnalistik di lingkungan kampus. Bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada dunia tulis-menulis, UKM tersebut dapat menjadi wadah untuk belajar, menghasilkan karya, membangun pengalaman organisasi, sekaligus menyebarluaskan informasi kepada civitas akademika ISI Padangpanjang.(da*)


