Notification

×

Iklan

Gunung Lewotobi Laki-laki kembali Erupsi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 03:26 WIB Last Updated 2026-08-20T20:26:00Z

Gunung Lewotobi Laki-laki

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Kamis malam (20/8/2026) WITA. Letusan tersebut memunculkan kolom abu vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter dari atas puncak gunung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Herman Yosef S Mboro, melaporkan kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan ketebalan cukup tinggi dan bergerak ke arah barat hingga barat laut. Erupsi tersebut juga tercatat pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan berlangsung selama 119 detik.

Badan Geologi menyebut erupsi terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2026, dengan ketinggian kolom letusan yang teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.

Menanggapi aktivitas vulkanik tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, wisatawan, serta pengunjung untuk tidak memasuki atau melakukan kegiatan dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diminta tetap tenang dan mematuhi setiap arahan yang disampaikan pemerintah daerah. Selain itu, warga diingatkan untuk tidak langsung mempercayai informasi mengenai erupsi yang beredar apabila tidak berasal dari sumber resmi.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG menganjurkan penggunaan masker atau alat pelindung pada hidung dan mulut. Penggunaan pelindung tersebut penting untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat menghirup abu vulkanik.

PVMBG turut mengingatkan adanya ancaman banjir lahar hujan, khususnya ketika hujan deras mengguyur kawasan puncak gunung. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki.

Sejumlah wilayah yang perlu mewaspadai potensi dampak banjir lahar hujan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update