Notification

×

Iklan

Godzilla El Nino Picu Karhutla di Sejumlah Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:36 WIB Last Updated 2026-08-11T20:36:00Z

Kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Indonesia. Kondisi tersebut memicu kekeringan yang cukup parah, termasuk di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan dampak El Nino ekstrem tidak hanya dirasakan di kawasan Bromo. Kebakaran juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Pontianak dan Palangka Raya.

Hal itu disampaikan Pratikno ketika meninjau secara langsung penanganan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi di lapangan, penanganan kebakaran di kawasan Bromo menunjukkan perkembangan positif. Dari 34 titik api yang sebelumnya teridentifikasi, 32 titik telah berhasil dipadamkan. Saat ini, petugas masih menangani dua titik api yang tersisa.

Untuk mengevaluasi proses penanganan serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis, Pratikno menggelar rapat koordinasi dengan BNPB, BPBD Jawa Timur, BPBD Probolinggo, serta Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Dua titik api yang masih aktif diketahui berada di kawasan P30, Kabupaten Probolinggo, dan wilayah Penanjakan, Kabupaten Pasuruan.

Pratikno menjelaskan, kondisi medan yang terjal menjadi salah satu hambatan utama dalam proses pemadaman. Selain itu, perubahan cuaca ekstrem juga menyulitkan petugas dalam mengendalikan kobaran api.

Karena kondisi tersebut, pemadaman melalui udara dengan metode water bombing menggunakan helikopter menjadi salah satu strategi utama yang terus dioptimalkan oleh tim gabungan.

Pratikno memastikan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan karhutla di kawasan TNBTS. Personel di lapangan juga terus mengerahkan armada water bombing dan tim pemadam darat untuk menuntaskan dua titik api yang masih tersisa.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebakaran benar-benar terkendali dan tidak meluas ke kawasan konservasi lainnya di sekitar Gunung Bromo.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update