Notification

×

Iklan

BPBD Padang Waspadai Cuaca Ekstrem

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 01:22 WIB Last Updated 2026-08-21T18:22:00Z

Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton

Padang, Rakyatterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari mendatang. Kondisi tersebut meliputi hujan berintensitas tinggi, angin kencang, serta gelombang laut yang cukup tinggi di perairan Padang dan wilayah sekitarnya.

Imbauan itu disampaikan BPBD Kota Padang pada Jumat (21/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dalam tiga hingga empat hari ke depan.

Mengacu pada informasi BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat, gelombang laut di sejumlah perairan, mulai dari Padang, Padang Pariaman, Siberut hingga Pesisir Selatan, diperkirakan dapat mencapai ketinggian 2,5 meter.

Sementara itu, angin diprediksi bertiup dengan kecepatan sekitar 4 hingga 16 knots dari arah tenggara sampai timur. Kondisi pasang air laut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 21.00 hingga 03.00 WIB, sedangkan periode surut terjadi pada kisaran pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Ancaman tidak hanya berasal dari kondisi laut. Curah hujan di Kota Padang saat ini tercatat dalam kategori tinggi, yakni mencapai lebih dari 150 milimeter per dasarian. Situasi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya banjir, longsor, maupun pohon tumbang, khususnya di wilayah yang memang memiliki tingkat kerawanan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, secara khusus meminta nelayan mempertimbangkan untuk menghentikan sementara aktivitas melaut selama tiga hari mendatang. Imbauan tersebut diberikan untuk mengantisipasi risiko keselamatan akibat cuaca buruk dan tingginya gelombang.

Hendri juga meminta warga yang tinggal di kawasan pesisir, sekitar bantaran sungai, serta daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan. Angin kencang yang menyertai hujan juga dapat memicu berbagai kejadian, seperti tumbangnya pohon dan longsor.

Masyarakat diminta segera melakukan langkah antisipasi apabila kondisi lingkungan mulai menunjukkan tanda-tanda membahayakan. Warga juga diingatkan untuk tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengikuti perkembangan cuaca maupun kebencanaan dari sumber resmi.

Informasi terbaru dapat diperoleh melalui BMKG dan BPBD Kota Padang. Dengan meningkatkan kesiapsiagaan, masyarakat diharapkan dapat mengurangi dampak apabila cuaca ekstrem benar-benar terjadi.

BPBD Kota Padang kembali mengingatkan seluruh warga untuk tetap tenang, waspada, dan mengutamakan keselamatan selama periode cuaca ekstrem berlangsung.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update