Notification

×

Iklan

BPBD Padang Evakuasi Pohon Raksasa di Sungai

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:15 WIB Last Updated 2026-08-22T14:15:00Z

BPBD Kota Padang bekerja keras evaluasi pohon tumbang 

Padang, Rakyatterkini.com – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih berjibaku menangani pohon berukuran besar yang terbawa arus dan tersangkut di bawah jembatan kawasan Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Material kayu tersebut berada di aliran Sungai Batang Aro, tepatnya di sekitar jembatan yang berada tidak jauh dari SMAN 14 Padang. Keberadaan pohon itu membuat aliran sungai menjadi terhambat sehingga perlu segera ditangani untuk mengantisipasi kemungkinan air meluap.

Pohon tersebut terbawa arus sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Derasnya aliran dari wilayah hulu kemudian menyeret batang pohon dengan diameter kurang lebih 1,5 meter dan panjang sekitar 20 meter hingga akhirnya tersangkut di bagian bawah jembatan RT 02 RW 01.

Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko apabila debit sungai kembali meningkat. Karena itu, personel BPBD Kota Padang diterjunkan untuk melakukan pemotongan sekaligus mengeluarkan potongan kayu dari badan sungai.

Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan, proses penanganan dilakukan secara bertahap karena ukuran material yang besar dan kondisi arus sungai yang masih berubah-ubah.

“Anggota TRC PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kabid KL terus melakukan pembersihan dan eksekusi pohon tumbang tersebut agar aliran sungai kembali normal,” kata Hendri.

Dalam pelaksanaan di lapangan, BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur masyarakat dan pemerintahan setempat. Dukungan diberikan oleh Kasi Trantib Kelurahan Batu Gadang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta perangkat RT dan RW.

Tidak terdapat laporan korban jiwa ataupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut. Namun, proses pembersihan tetap dipercepat guna memastikan jalur aliran sungai kembali terbuka dan mengurangi risiko apabila terjadi peningkatan debit air.

Sampai Sabtu (22/8/2026), proses pengangkatan dan pembersihan batang pohon masih berlangsung. Warga yang berada di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kemungkinan munculnya arus deras maupun genangan selama pekerjaan penanganan berlangsung.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update