Notification

×

Iklan

Bantuan Beras 997 Ribu Ton Mulai Disalurkan Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:10 WIB Last Updated 2026-08-02T17:10:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua dengan total mencapai 997,2 ribu ton kepada 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Distribusi bantuan tersebut dijadwalkan dimulai pada 17 Agustus 2026 sebagai upaya pemerintah menjaga kemampuan belanja masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kepala Bapanas yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan setiap keluarga penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan, yakni periode Juli hingga September 2026. Bantuan tersebut akan diberikan sekaligus dalam satu kali penyaluran.

“Bulog kami tugaskan untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada 33.244.408 penerima. Masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, Juli sampai September 2026, dan diberikan dalam satu kali distribusi,” ujar Amran dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menyebut pelaksanaan penyaluran bantuan dilakukan pada Agustus bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat di seluruh daerah.

“Penyaluran bantuan pangan akan berlangsung pada Agustus bersamaan dengan peringatan 17 Agustus di berbagai wilayah Indonesia,” kata Rachmi.

Dalam proses distribusi, Bapanas juga membuka opsi penggunaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai lokasi penyaluran. Namun, fasilitas tersebut hanya dimanfaatkan di daerah yang memiliki sarana penyimpanan yang memadai serta mudah diakses oleh penerima bantuan.

Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru sebagai dasar penetapan penerima. Data tersebut telah diperbarui pada 10 Juli 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Sosial.

Jumlah penerima bantuan pada tahap kedua tidak mengalami perubahan dari tahap sebelumnya, yakni sebanyak 33.244.408 KPM. Bapanas juga mengimbau pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Bulog di wilayah masing-masing agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Program bantuan pangan beras ini merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang masuk dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp17,52 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Pada penyaluran tahap pertama periode Februari–Maret 2026, bantuan telah diterima oleh sekitar 33,14 juta KPM atau 99,7 persen dari target yang ditetapkan. Saat itu, pemerintah menyalurkan 664,88 ribu ton beras serta 132,97 ribu kiloliter minyak goreng kepada masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update