Padang, Rakyatterkini.com — Bank Nagari menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan yang diberikan berupa 50 kilogram rendang yang diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat. Selain bantuan pangan, Bank Nagari juga memberikan donasi senilai Rp50 juta melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Nagari untuk turut membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Bantuan rendang melalui BPBD Sumbar diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga terdampak.
Sementara itu, donasi melalui ASBANDA merupakan bentuk keterlibatan Bank Nagari dalam aksi solidaritas bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya di Indonesia untuk membantu penanganan dampak bencana.
Pemilihan rendang sebagai bantuan pangan juga memiliki pertimbangan tersendiri. Makanan khas Minangkabau tersebut dikenal memiliki masa simpan yang cukup lama sehingga dinilai praktis untuk didistribusikan dalam situasi darurat bencana.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Menurutnya, Bank Nagari ingin memberikan manfaat yang lebih luas melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Ketika terjadi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kepedulian dan kebersamaan. Melalui bantuan ini, Bank Nagari ingin turut hadir dan menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Meskipun secara geografis jauh dari Sumatera Barat, rasa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah,” ujar Gusti Candra di Padang, Sabtu (22/8/2026).
Ia menjelaskan, penyerahan bantuan melalui BPBD Sumbar dilakukan agar proses distribusi dapat dikoordinasikan dengan baik dan mengikuti mekanisme penanganan bencana yang berlaku.
“Kami menyerahkan bantuan melalui BPBD Sumatera Barat agar dapat dikoordinasikan dengan baik dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak,” katanya.
Selain bantuan rendang, donasi Rp50 juta melalui ASBANDA menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas antarsesama BPD. Gusti menyebut Bank Nagari ingin ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat budaya gotong royong.
“Bantuan melalui ASBANDA merupakan wujud semangat kebersamaan antarsesama Bank Pembangunan Daerah. Bank Nagari ingin mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Rendang Sumbar untuk Kemanusiaan
Penyaluran rendang menjadi salah satu cara Bank Nagari memberikan dukungan pangan kepada korban gempa di NTT. Selain membawa identitas budaya Sumatera Barat, rendang memiliki keunggulan karena dapat bertahan cukup lama dan relatif mudah dibawa maupun dibagikan kepada masyarakat di lokasi bencana.
Melalui bantuan tersebut, Bank Nagari juga membawa pesan bahwa kepedulian dari Sumatera Barat dapat diberikan kepada masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Menurut Bank Nagari, kepedulian terhadap korban bencana tidak semestinya dibatasi oleh wilayah operasional. Sebagai bank pembangunan daerah, perusahaan menilai tanggung jawab sosial merupakan bagian penting dari upaya memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Donasi melalui ASBANDA juga mencerminkan pentingnya kerja sama antar-BPD dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan di berbagai daerah. Wadah tersebut menjadi sarana bagi Bank Pembangunan Daerah untuk membangun sinergi dalam berbagai kepentingan, termasuk penanganan bencana.
Keterlibatan Bank Nagari menunjukkan bahwa kontribusi BPD tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi dan pembangunan daerah, tetapi juga dapat diperluas ke kegiatan sosial serta kemanusiaan dalam skala nasional.
Gusti menambahkan, penanganan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, lembaga kebencanaan, dunia usaha, organisasi sosial, hingga masyarakat memiliki peran penting agar kebutuhan warga terdampak dapat dipenuhi secara optimal.
Karena itu, Bank Nagari berkomitmen untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Yang paling penting adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dan solidaritas dari masyarakat Sumatera Barat dan Bank Nagari untuk mereka,” tutur Gusti.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa sebuah aksi kemanusiaan tidak hanya dinilai berdasarkan jumlah bantuan yang diberikan. Kepedulian, ketepatan penyaluran, serta kehadiran ketika masyarakat membutuhkan juga menjadi bagian penting dari nilai sebuah kontribusi.
Melalui bantuan 50 kilogram rendang dan donasi Rp50 juta, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam aksi kemanusiaan di Indonesia.(da*)


