Notification

×

Iklan

Zlatan Sindir Ronaldo, Jadi Beban Portugal

Minggu, 05 Juli 2026 | 03:45 WIB Last Updated 2026-07-04T22:05:37Z

Cristiano Ronaldo bersamam pelatih

Jakarta, Rakyatterkini.com - Mantan penyerang timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic, melontarkan kritik tajam kepada Cristiano Ronaldo usai Portugal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Menurutnya, keberadaan Ronaldo justru menjadi beban bagi tim karena faktor ego dan usianya yang sudah tidak lagi ideal untuk memimpin lini depan.

Komentar tersebut disampaikan Ibrahimovic setelah Portugal meraih kemenangan tipis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar. Dalam pertandingan itu, Ronaldo mencetak satu gol melalui eksekusi penalti, sedangkan gol penentu kemenangan dicetak oleh Goncalo Ramos.

Ibrahimovic menilai Ramos lebih layak dipercaya sebagai ujung tombak utama Portugal dibandingkan Ronaldo. Menurutnya, striker yang lebih muda itu mampu memberikan kontribusi lebih besar, terbukti setelah masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol.

"Para pendukung Portugal seharusnya sudah memahami situasinya. Sulit berharap bisa meraih gelar pada 2026 jika lini depan masih dipimpin Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 41 tahun. Sementara itu, Goncalo Ramos justru duduk di bangku cadangan dan ketika dimainkan langsung mencetak gol," ujar Ibrahimovic, seperti dikutip dari Goal.com.

Ia juga menepis anggapan bahwa Ronaldo masih menjadi sosok pemimpin yang mampu membawa Portugal meraih prestasi.

"Ini bukan lagi soal kepemimpinan seorang legenda. Yang terlihat justru ego yang membuat tim sulit berkembang. Ronaldo sudah kehilangan ketajaman serta kelincahannya," lanjut Ibrahimovic.

Menurut pria yang kini menjadi analis di Fox Sports selama Piala Dunia 2026 itu, peran Ronaldo di lapangan kini lebih banyak menunggu bola di dalam kotak penalti. Ia bahkan menyebut keputusan untuk terus menjadikan Ronaldo sebagai starter hanya didasari rasa nostalgia.

"Dia sekarang hanya berada di area penalti. Pada titik ini, nama besarnya lebih berpengaruh dibandingkan kemampuannya di lapangan. Terus memainkannya sejak menit awal adalah keputusan yang didorong nostalgia," tegasnya.

Meski menuai kritik, Ronaldo sejauh ini telah mengoleksi tiga gol bersama Portugal sepanjang Piala Dunia 2026. Namun, performanya masih menjadi bahan perdebatan karena dianggap sudah tidak seefektif pada masa keemasannya.

Portugal selanjutnya akan menghadapi Spanyol pada babak 16 besar. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian penting bagi Ronaldo untuk membuktikan dirinya masih mampu menjadi pembeda bagi Selecao das Quinas, sekaligus menjawab kritik keras yang dilontarkan Ibrahimovic.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update