Notification

×

Iklan

Wali Kota Sawahlunto Salurkan Seragam Gratis untuk 689 Siswa

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:33 WIB Last Updated 2026-07-14T07:33:00Z

Pemerintah Kota Sawahlunto menyalurkan bantuan seragam sekolah

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Sawahlunto menyalurkan bantuan seragam sekolah bagi ratusan siswa dari keluarga kurang mampu. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, saat apel gabungan Pemko Sawahlunto di Lapangan Ombilin, Senin (13/7/2026).

Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban biaya pendidikan masyarakat, sekaligus memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menghambat anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Bantuan diberikan kepada siswa yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, menyampaikan bahwa sebanyak 689 pelajar menerima bantuan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 310 siswa tingkat SD/MI dan 379 siswa tingkat SMP/MTs.

Masing-masing penerima memperoleh tiga setel seragam, yakni seragam nasional, seragam Pramuka, serta seragam khas tenun Silungkang. Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap melalui sekolah tempat para siswa menempuh pendidikan.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa pemberian bantuan seragam merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda Sawahlunto. Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan bersekolah tanpa terbebani persoalan ekonomi.

Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Melalui kebijakan itu, Pemko Sawahlunto berupaya memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di daerah.

Ke depan, Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah demi mewujudkan pemerataan akses belajar bagi seluruh anak.(benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update