Padang, Rakyatterkini.com - Manajemen Semen Padang FC memberikan penjelasan terkait batalnya perekrutan pemain asing Paul Komolafe. Keputusan tersebut, menurut pihak klub, diambil setelah menerima dokumen medis yang menyebutkan pemain bersangkutan mengalami cedera serius.
General Manager Semen Padang FC, Denny Sulthon, mengatakan seluruh proses perekrutan sebenarnya telah dijalankan sesuai prosedur. Klub telah menerbitkan offering letter serta menyelesaikan berbagai persyaratan administrasi, termasuk dokumen keimigrasian untuk mendatangkan Paul Komolafe ke Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang diunggah melalui akun Instagram Semen Padang FC pada Senin (28/7/2026), Denny menjelaskan bahwa pada 17 Juli 2026 pihak agen menyerahkan surat keterangan medis dari rumah sakit yang menyatakan Paul Komolafe mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, manajemen memutuskan menghentikan proses perekrutan. Langkah itu diambil sebagai bentuk kehati-hatian agar tim hanya merekrut pemain yang berada dalam kondisi fisik terbaik untuk menghadapi kompetisi.
Denny menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya didasarkan pada informasi medis yang diterima klub, tanpa mempertimbangkan faktor lain.
Namun, pihak Semen Padang FC mengaku terkejut setelah beberapa waktu kemudian Paul Komolafe diumumkan sebagai pemain baru klub Liga Yordania, Al Hussein SC. Kondisi itu dinilai bertolak belakang dengan dokumen medis yang sebelumnya diterima manajemen.
"Kami sangat menyayangkan adanya perbedaan yang mencolok antara laporan medis yang kami terima dengan kondisi kebugaran pemain saat diperkenalkan oleh klub barunya," ujar Denny.
Ia menambahkan, manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada publik dan para suporter untuk menilai situasi tersebut, termasuk aspek profesionalisme dan etika dalam proses yang terjadi.
Menurut Denny, klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang mengenai gagalnya transfer Paul Komolafe. Manajemen memilih terbuka agar pendukung memperoleh penjelasan yang utuh terkait proses yang telah dilakukan.
Semen Padang FC juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan proses perekrutan pemain secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan tim dalam menyambut kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.(da*)


