Notification

×

Iklan

Pegawai Samsat Solok Ditangkap Kasus Penggelapan Pajak Kendaraan

Selasa, 07 Juli 2026 | 11:54 WIB Last Updated 2026-07-07T04:54:00Z

Oknum ASN Samsat Kota Solok Gelapkan Dana Pajak Kendaraan

Solok, Rakyatterkini.com – Seorang oknum pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Samsat Kota Solok diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota. 

Pria berinisial HG (48) tersebut diduga terlibat kasus penggelapan dana pembayaran pajak kendaraan.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota, IPTU Daslucky Okyusran, S.H., M.H., menyebut kasus itu mencuat setelah adanya laporan dari korban berinisial ZBO pada 25 Juni 2026.

Menurutnya, korban sebelumnya meminta bantuan HG untuk mengurus pembayaran pajak sekaligus proses balik nama dua kendaraan miliknya karena mengetahui pelaku bekerja di lingkungan Samsat.

“Korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp7,7 juta kepada tersangka pada Agustus 2025 untuk pengurusan dua kendaraan. Namun uang tersebut tidak pernah disetorkan untuk pembayaran pajak maupun balik nama,” ujar Daslucky, Selasa (7/7/2026).

Dana tersebut terdiri dari Rp4 juta untuk pengurusan pajak dan balik nama kendaraan Suzuki Mega Carry dengan nomor polisi BA 8146 MP, serta Rp3,7 juta untuk pajak Toyota Yaris bernomor polisi BA 1264 PA.

Hasil penyelidikan menunjukkan uang yang diberikan korban justru diduga digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi, termasuk membayar utang.

Untuk menghindari kecurigaan, HG disebut sempat mengaku bahwa dokumen kendaraan masih dalam proses di Padang. Padahal selama kurang lebih delapan bulan, dokumen berupa BPKB dan STNK milik korban hanya tersimpan di laci meja kerja tersangka.

Setelah korban kembali menagih pada April 2026, dokumen tersebut akhirnya dikembalikan tanpa disertai bukti pembayaran pajak maupun proses balik nama.

“Pelaku diduga memanfaatkan statusnya sebagai petugas Samsat untuk mendapatkan kepercayaan korban,” jelas Kasat Reskrim.

Saat ini HG telah diamankan di Mapolres Solok Kota dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update