Padang, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mencatat tingginya partisipasi masyarakat dalam pengisian survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026.
Hingga Senin (6/7/2026), jumlah responden yang telah mengikuti survei mencapai 8.151 orang, jauh melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 1.250 responden.
Meskipun target telah terlampaui, Kesbangpol Kota Padang tetap mengajak masyarakat yang termasuk dalam kategori responden untuk berpartisipasi sebelum masa pengisian survei berakhir pada 17 Juli 2026.
Data yang terkumpul dinilai penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih inklusif, adil, dan berbasis data.
Kepala Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah, mengatakan bahwa Indeks Harmoni Indonesia merupakan program nasional yang digagas Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum).
Survei ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk mengukur tingkat keharmonisan masyarakat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di setiap daerah.
Menurut Syahendri, IHaI menilai sejauh mana pembangunan daerah telah mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, etnis, maupun golongan.
Penilaian dilakukan melalui empat aspek utama, yaitu ekonomi dengan bobot 30 persen, keberagaman 25 persen, sosial 23 persen, dan budaya 22 persen. Hasil survei nantinya akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang mampu meningkatkan kerukunan dan kesejahteraan masyarakat.
Agar hasil survei mencerminkan kondisi masyarakat secara menyeluruh, responden dipilih dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI dan Polri, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, kelompok tani, buruh, hingga berbagai komunitas masyarakat.
Syahendri berharap seluruh responden yang menjadi sasaran dapat segera mengisi kuesioner secara daring sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Ia menegaskan bahwa kualitas survei tidak hanya diukur dari banyaknya responden, tetapi juga dari keterwakilan seluruh kelompok masyarakat.
Warga Kota Padang yang memenuhi kriteria dapat mengikuti survei melalui laman resmi Indeks Harmoni Indonesia. Semakin luas partisipasi masyarakat dari berbagai unsur, semakin akurat pula hasil yang diperoleh sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Pemko Padang optimistis tingginya keterlibatan masyarakat dalam IHaI 2026 akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai tingkat keharmonisan di Kota Padang, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh warga.(da*)


