Notification

×

Iklan

Padang Fashion Summit 2026 Siap Digelar Agustus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:45 WIB Last Updated 2026-07-11T13:45:00Z

Staf Ahli Dekranasda Padang yang juga merupaka perancang busana (desainer) 

Padang, Rakyatterkini.com – Industri kreatif di Sumatera Barat kembali menunjukkan perkembangan positif. 

Kota Padang akan kembali menjadi pusat perhatian dunia fesyen nasional melalui penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Agustus 2026 di The ZHM Premier Hotel Padang.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, ajang ini tidak hanya menjadi panggung peragaan busana, tetapi juga dirancang sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat ekosistem industri mode di Kota Padang. 

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya karya-karya terbaik dari desainer lokal, nasional, hingga mancanegara.

Tahun ini, Padang Fashion Summit mengangkat tema "Manaruko Rupo: From Minangkabau Heritage to Global Elegance." Dalam bahasa Minangkabau, manaruko berarti merintis atau membuka jalan baru, sedangkan rupo berarti bentuk atau wujud. Tema tersebut mencerminkan semangat menghadirkan inovasi di dunia fesyen tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Minangkabau sebagai identitas utama.

Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, mengatakan tema tersebut menjadi tantangan bagi para desainer untuk berinovasi sekaligus tetap menjaga kekayaan budaya daerah. 

Menurutnya, kain tradisional Minangkabau harus mampu dikembangkan menjadi produk fesyen modern yang memiliki daya saing di pasar internasional tanpa menghilangkan nilai dan karakter aslinya.

Ia menjelaskan, terdapat lima nilai utama yang menjadi dasar penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026, yakni identitas, warisan budaya, kreativitas, keberlanjutan, dan kebanggaan. Beragam kegiatan akan digelar, mulai dari fashion show, Padang Young Design Competition (PYDC), kompetisi model, seminar tren fesyen 2027, talkshow mengenai strategi branding produk, hingga pameran yang melibatkan 115 merek dan 75 desainer.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menilai kegiatan tersebut memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. 

Salah satu agenda penting dalam rangkaian acara adalah business matching yang mempertemukan pelaku industri kreatif dengan calon mitra usaha.

Menurut Ferri, Disnakerin berupaya membangun kolaborasi antara perajin tekstil, desainer, hingga pelaku UMKM agar tercipta rantai pasok yang kuat serta peluang kerja sama yang berkelanjutan. Dengan demikian, industri kreatif di Kota Padang diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Menjelang pelaksanaan acara utama, panitia telah memulai berbagai kegiatan promosi sejak akhir Juni 2026. Puncak Padang Fashion Summit akan berlangsung selama dua hari pada 9–10 Agustus 2026 dan ditutup bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kota Padang.

Melalui dukungan pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan, Padang Fashion Summit 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu pusat pengembangan fesyen dan ekonomi kreatif di Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update