Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran besar melanda sebuah kandang ayam di Dusun Kampak, RT 11 RW 05, Desa Tanggir, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan bangunan kandang sekaligus memusnahkan sekitar 28.000 ekor anak ayam berusia lima hari (day old chick/DOC).
Peristiwa itu mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp6 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, menjelaskan api diduga mulai berkobar sekitar pukul 03.00 WIB. Laporan diterima Pos Damkarmat pada pukul 03.44 WIB, kemudian petugas segera diberangkatkan ke lokasi.
Tim pemadam berangkat sekitar pukul 03.46 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 04.04 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.45 WIB.
Untuk mengendalikan kobaran api, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran yang didukung dua kendaraan pemasok air dari BPBD Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 21 personel diterjunkan di bawah komando Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Ahmad Agus Salim.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian memicu api hingga membakar seluruh bangunan kandang beserta isinya. Material kandang yang mudah terbakar membuat api cepat membesar sehingga puluhan ribu anak ayam tidak dapat diselamatkan.
Meski kerugian yang dialami cukup besar, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke kandang ayam lain yang berada di sebelah barat dan dimiliki Supriono.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Delapan karyawan yang berada di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
Usai proses pemadaman, petugas Damkarmat juga memberikan edukasi kepada pemilik kandang dan masyarakat mengenai upaya pencegahan kebakaran, langkah awal penanganan saat terjadi kebakaran, serta layanan yang dimiliki Damkarmat.
Penanganan insiden ini melibatkan Damkarmat Bojonegoro, BPBD, Polsek Malo, pihak Kecamatan Malo, Satpol PP, pemilik kandang, serta para karyawan.(da*)


