Notification

×

Iklan

IRT dan Pria Digerebek saat Pesta Sabu di Kendari

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:45 WIB Last Updated 2026-07-06T21:33:46Z

Polisi mengamankan pria diduga pengedar sabu

Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bersama seorang pria diamankan aparat kepolisian setelah diduga tengah mengonsumsi narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Watubangga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 

Kedua terduga pelaku yang berinisial SA dan IS ditangkap saat anggota Satresnarkoba Polresta Kendari melakukan penggerebekan di lokasi.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena ibu rumah tangga itu diduga menggunakan sabu di hadapan anaknya yang masih berusia balita.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat. Warga melaporkan rumah tersebut diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan sebelum akhirnya menggerebek rumah yang dimaksud pada Senin (6/7/2026).

Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti tersebut meliputi satu paket sabu seberat kurang lebih 0,7 gram, alat isap sabu, satu unit timbangan digital, serta sebuah telepon genggam.

Menurut AKP Andi Musakkir Musni, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kedua orang yang diamankan tidak hanya diduga sebagai pengguna. Polisi juga menduga salah satu di antaranya berperan sebagai pengedar yang merupakan bagian dari jaringan peredaran sabu antarwilayah.

Ia menyebut jaringan tersebut memang telah lama menjadi sasaran operasi kepolisian. Oleh karena itu, penyidik masih terus mendalami keterlibatan masing-masing tersangka guna mengungkap peran mereka dalam jaringan tersebut.

Saat ini, SA dan IS masih menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polresta Kendari. Penyidik juga berupaya menelusuri asal-usul sabu yang disita serta memburu pemasok yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update