Notification

×

Iklan

Indonesia-Singapura Kompak Amankan Selat Malaka

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:46 WIB Last Updated 2026-07-07T03:46:00Z

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menterei Singapura

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Indonesia dan Singapura menyatakan komitmen bersama untuk mempertahankan Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional yang aman, terbuka, dan dapat digunakan secara bebas oleh semua pihak. 

Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, seperti kecelakaan laut, pencemaran lingkungan, aksi perompakan, hingga pembajakan.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan besar dalam menjaga keamanan Selat Malaka karena kedua negara berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan jalur strategis tersebut.

“Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan di Selat Malaka. Kita memiliki kepentingan untuk memastikan Selat Malaka tetap menjadi jalur yang terbuka bagi semua pihak,” ujar Prabowo saat memberikan pernyataan bersama Perdana Menteri Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta.

Prabowo menegaskan Indonesia akan terus menjalin koordinasi dengan negara-negara yang berada di sekitar Selat Malaka, yakni Singapura, Malaysia, dan Thailand, untuk menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas pelayaran sesuai prinsip yang diatur dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.

Menurut Prabowo, hubungan Indonesia dan Singapura harus terus diperkuat sebagai mitra strategis yang saling mendukung, terutama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.

Sementara itu, Lawrence Wong menyampaikan bahwa Singapura dan Indonesia memiliki pandangan yang sejalan terkait pentingnya menjaga kebebasan navigasi di Selat Malaka. Ia menyebut kedua negara siap bekerja sama sesuai peran masing-masing agar jalur pelayaran tersebut tetap aman dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh pengguna.

Pernyataan bersama itu disampaikan dalam agenda Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Singapura atau Leaders’ Retreat yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain membahas isu keamanan maritim, pertemuan kedua pemimpin juga membicarakan peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, energi, pendidikan, serta perkembangan isu regional dan internasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update