![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Solok Selatan, Hamudis, pada rapat persiapan pembelajaran. |
Padang Aro, Rakyatterkini.com - Dinas Pendidikan Solok Selatan terus matangkan persiapan untuk pelaksanaan pembelajaran dengan metode “Blended Learning” atau model pembelajaran, dengan mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring secara terencana.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, guru dapat mengajar lebih dari satu sekolah secara efektif tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Solok Selatan, Hamudis, mengatakan Penerapan Pembelajaran dengan metode “Blended Learning” ini merupakan salah satu inovasi Dinas Pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan terutama pada Bidang Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
“Metode ini mendorong transformasi pembelajaran menuju pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peserta didik tidak hanya memperoleh materi pelajaran, tetapi juga mengembangkan kemampuan literasi digital, komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta kemandirian belajar,” Kata Hamudis pada saat rapat persiapan dengan Ketua KKG PAI, KKG PJOK dan guru terkait, Rabu (8/7/2026).
Dengan metode ini nanti juga diterapkan murid-murid dari kelas dan jenjang yang sama di beberapa satuan pendidikan akan belajar bersama dengan metode daring melalui papan integratif digital. (alwis)


