Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Bahrain dipastikan akan menanggung sebagian besar biaya penyelenggaraan Formula One (F1) GP Bahrain 2026 yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang (SIC), Malaysia, pada 2–4 Oktober 2026. Balapan dipindahkan ke Malaysia setelah Bahrain tidak memungkinkan menjadi tuan rumah akibat konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Chief Executive Officer SIC, Azhan Shafriman Hanif, menjelaskan bahwa seluruh biaya lisensi penyelenggaraan kepada Formula One akan dibayarkan oleh Bahrain. Nilai lisensi tersebut diperkirakan mencapai antara US$70 juta hingga US$80 juta, atau sekitar Rp1,12 triliun sampai Rp1,28 triliun.
Meski demikian, biaya operasional di luar lisensi tetap akan menjadi tanggung jawab bersama Bahrain dan Malaysia. Anggaran yang dibutuhkan untuk persiapan lintasan serta pelaksanaan acara di tingkat lokal diperkirakan mencapai RM40 juta atau sekitar Rp176 miliar.
Azhan mengatakan pembagian biaya tersebut diperlukan agar seluruh persyaratan teknis dan standar penyelenggaraan balapan Formula One dapat dipenuhi. Ia juga menegaskan kondisi Sirkuit Sepang masih sangat baik karena selama ini selalu dipelihara sesuai standar Grade 1 Federasi Automobil Internasional (FIA), sehingga tidak membutuhkan renovasi besar.
"Mengenai biaya hak penyelenggaraan, saya dapat memastikan seluruhnya dibayar oleh Bahrain. Namun, ada biaya lain yang harus ditanggung bersama, terutama untuk persiapan lintasan dan penyelenggaraan di tingkat lokal yang diperkirakan mencapai RM40 juta," ujar Azhan dalam konferensi pers, Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, pihak Formula One disebut telah melakukan inspeksi awal terhadap Sirkuit Sepang dan memberikan penilaian positif. Pemeriksaan lanjutan dari FIA dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat sebelum balapan resmi digelar.
Pengelola sirkuit memastikan tidak diperlukan pelapisan ulang seluruh lintasan. Pekerjaan yang dilakukan hanya berupa perbaikan ringan di beberapa area run-off untuk meningkatkan aspek keselamatan pembalap.
Sebagai tahap akhir persiapan, Sirkuit Sepang akan ditutup selama sekitar dua pekan sebelum menjadi tuan rumah F1 GP Bahrain 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober mendatang.(da*)


