Notification

×

Iklan

Perangkat Desa Pekalongan Ditemukan Tewas di Sawah

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:57 WIB Last Updated 2026-07-28T21:58:06Z

Petugas mengevakuasi jasad perangkat desa yang ditemukan terbenam lumpur sawah 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Warga Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di area persawahan pada Selasa (28/7/2026) pagi. 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh sebagian terbenam di lumpur, tepatnya di belakang bangunan SD Negeri Kalipancur 1 Bojong.

Korban diketahui bernama Rusyanto (58), yang merupakan perangkat desa setempat. Saat ditemukan warga, posisi jasad dalam keadaan telungkup. 

Pada bagian kepala dan wajah korban terlihat sejumlah luka terbuka yang masih mengeluarkan darah, sehingga memunculkan dugaan adanya tindak kekerasan.

Mendapat laporan tersebut, personel Satreskrim Polres Pekalongan bersama Polsek Bojong segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memasang garis pembatas di sekitar lokasi guna mempermudah proses penyelidikan.

Dalam pemeriksaan di sekitar area penemuan korban, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu, di antaranya sebongkah batu dan gagang celurit. Kedua benda tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan temuan awal, aparat menduga korban menjadi korban pembunuhan atau penganiayaan berat yang berujung pada kematian. Meski demikian, kepolisian masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Kakak korban, Tri Kamto, mengatakan pihak keluarga mulai merasa khawatir karena Rusyanto tidak kunjung kembali ke rumah setelah berpamitan hendak menuju kolam belut miliknya.

"Awalnya pamit pergi ke kolam belut, tetapi sampai siang belum juga pulang," ungkap Tri Kamto.

Keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku apabila terbukti terjadi pembunuhan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra menyampaikan bahwa jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD setempat untuk menjalani autopsi. Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Menurutnya, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan saat ini masih melakukan penyelidikan secara intensif bersama Polsek Bojong untuk mengungkap fakta di balik kematian Rusyanto.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update