Notification

×

Iklan

1.461 Siswa Diterima di SMP Negeri Kota Solok

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:18 WIB Last Updated 2026-07-08T20:18:00Z

Disdik Kota Solok Catat 1.461 Murid Baru Diterima di SMP Negeri

Solok, Rakyatterkini.com – Dinas Pendidikan Kota Solok mencatat sebanyak 1.461 calon peserta didik berhasil diterima di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Para siswa tersebut akan menempati enam SMP negeri yang tersedia di Kota Solok.

Secara keseluruhan, kapasitas penerimaan di enam sekolah tersebut mencapai 1.592 kursi. Dengan jumlah siswa yang diterima sebanyak 1.461 orang, masih tersisa 131 kursi yang belum terisi. Meski demikian, jumlah kursi kosong tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 213 kursi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Lusya Adelina, mengatakan seluruh peserta yang dinyatakan lolos telah ditempatkan di sekolah sesuai pilihan serta kuota yang tersedia.

Ia menjelaskan bahwa kekurangan siswa paling banyak masih terjadi di SMP Negeri 6 Kota Solok dengan sisa kuota sekitar 120 kursi. Sementara itu, sebagian besar rombongan belajar (rombel) di sekolah lain telah terisi penuh.

Menurut Lusya, Dinas Pendidikan tidak akan menambah kuota bagi sekolah yang rombelnya sudah memenuhi kapasitas. Kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan yang menetapkan jumlah maksimal 32 siswa dalam satu rombel.

Ia menegaskan, apabila jumlah siswa melebihi batas yang ditentukan, akan berdampak pada proses administrasi pendidikan, mulai dari penerbitan Nomor Induk Siswa, e-rapor hingga e-ijazah. Aturan tersebut telah diberlakukan sejak tahun lalu.

Meski masih memiliki banyak kursi kosong, SMP Negeri 6 menunjukkan perkembangan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Sekolah tersebut kini mulai mengalami peningkatan jumlah pendaftar dengan terisinya dua rombongan belajar tambahan.

Lusya menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya perubahan pola pilihan masyarakat. Minat calon siswa mulai menyebar ke berbagai sekolah, sehingga tidak lagi terpusat pada satu atau dua SMP favorit.

Pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan melalui empat jalur penerimaan, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Dari seluruh jalur tersebut, jalur domisili menjadi pilihan yang paling banyak diminati calon peserta didik.

Proses pendaftaran dilaksanakan dalam satu tahap dan dilanjutkan dengan optimalisasi penempatan siswa untuk mengisi sekolah yang masih memiliki kuota kosong.

Selain pemerataan distribusi siswa antarsekolah, SPMB tahun ini juga diikuti peserta dari luar Kota Solok, termasuk siswa asal Kabupaten Solok yang diterima melalui jalur prestasi.

Menurut Lusya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi seluruh SMP di Kota Solok untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia mendorong setiap sekolah memiliki keunggulan dan karakteristik tersendiri, salah satunya melalui pengembangan kegiatan ekstrakurikuler yang lebih beragam dan menarik bagi siswa.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update