Notification

×

Iklan

Viral! Oknum Kacab Finance di Palopo Kabur Usai Isi BBM Rp412 Ribu

Minggu, 07 Juni 2026 | 05:18 WIB Last Updated 2026-06-06T22:18:00Z

Rekaman CCTV memperlihatkan mobil minibus 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Jagat maya dihebohkan oleh aksi seorang pengemudi minibus yang nekat kabur usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. 

Pengemudi mobil hitam dengan nomor polisi B 2706 UIE tersebut diduga kuat merupakan seorang kepala cabang (kacab) di sebuah perusahaan pembiayaan ternama.

Aksi tidak terpuji ini terekam jelas oleh kamera CCTV dan langsung menjadi perbincangan hangat netizen. Pelaku baru menyelesaikan kewajibannya setelah video rekamannya telanjur viral di berbagai platform media sosial.

Kronologi Kejadian: Berdalih Ambil Uang Tunai
Peristiwa ini bermula ketika pelaku meminta petugas SPBU mengisi penuh tangki kendaraannya hingga mencapai total tagihan Rp412.000 (setara 41 liter).

Kendala Pembayaran: Setelah selesai diisi, operator SPBU bernama Echa menyerahkan nota tagihan. Pelaku sempat meminta pembayaran via QRIS atau transfer, namun ditolak karena SPBU tersebut hanya melayani transaksi tunai.

Alasan Pelaku: Pelaku kemudian memajukan mobilnya dengan alasan ingin mengambil uang tunai di pusat perbelanjaan terdekat.

Kabur dari Lokasi: Memanfaatkan situasi operator yang sedang sibuk melayani antrean kendaraan lain, pengemudi tersebut justru memundurkan mobilnya sedikit lalu langsung tancap gas melarikan diri.

Terlacak Lewat CCTV yang Viral
Sadar telah menjadi korban penipuan, pihak SPBU langsung memeriksa rekaman CCTV dan menyebarkannya. Hanya dalam kurun waktu sekitar dua jam, video tersebut langsung viral.

Berkat kekuatan netizen, mobil dengan pelat nomor yang sama berhasil ditemukan terparkir di halaman sebuah kantor perusahaan pembiayaan di Kota Palopo. Dari sana terungkap bahwa pria yang mengemudikan mobil tersebut adalah pimpinan cabang di kantor tersebut.

Berakhir Damai Secara Kekeluargaan
Setelah identitasnya terbongkar, oknum kepala cabang tersebut langsung mengutus bawahannya untuk melunasi tagihan BBM yang sempat dibawa kabur. Tidak hanya itu, ia juga datang langsung ke SPBU Binturu untuk menyampaikan permohonan maaf kepada pihak manajemen.

Pengawas SPBU Binturu, Rustam Masse, membenarkan bahwa insiden ini telah diselesaikan dengan jalan damai.

"Alhamdulillah, masalah ini sudah klir secara kekeluargaan. Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan mengaku khilaf karena sedang banyak pikiran hingga lupa membayar. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi," ujar Rustam.

Meski persoalan administrasi telah rampung dan uang BBM telah dibayarkan penuh, oknum pimpinan cabang tersebut memilih bungkam dan enggan memberikan komentar sedikit pun saat dimintai konfirmasi oleh awak media.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update