Notification

×

Iklan

Sumbar Apresiasi PNM Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:36 WIB Last Updated 2026-06-13T17:34:05Z

Arry Yuswandi saat mewakili Gubernur Sumbar membuka kegiatan 

Arosuka, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memberikan apresiasi atas peran PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong perkembangan usaha mikro di daerah.

Dalam lima tahun terakhir, PNM tercatat telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp12,6 triliun kepada sekitar 384 ribu nasabah di Sumbar.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat mewakili Gubernur Sumbar dalam pembukaan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 yang digelar di Convention Hall Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “UMKM Tangguh, Cerdas Finansial, Lengkap Legalitas” tersebut diikuti sekitar 500 pelaku UMKM yang merupakan nasabah binaan PT PNM.

Arry juga menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Sumbar karena tidak dapat hadir lantaran sedang menjalankan tugas di luar daerah. Di kesempatan yang sama, ia menegaskan apresiasi pemerintah daerah terhadap konsistensi PNM dalam mendampingi pelaku usaha, khususnya perempuan, agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, kami mengucapkan terima kasih kepada PNM atas kontribusinya dalam membantu para pelaku usaha, terutama ibu-ibu, untuk menjadi lebih mandiri dan mampu mengembangkan usahanya,” ujar Arry.

Ia menambahkan bahwa penguatan ekonomi daerah harus dimulai dari level keluarga. Karena itu, pemberdayaan perempuan melalui akses permodalan dan pendampingan usaha dinilai menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Jika para ibu kuat secara ekonomi, maka ketahanan ekonomi keluarga juga akan ikut kuat. Program yang melibatkan perempuan selama ini terbukti banyak berhasil, dan hal itu juga terlihat dari kontribusi PNM,” jelasnya.

Arry juga mengingatkan para nasabah agar memanfaatkan berbagai program pembinaan dan pendampingan yang diberikan PNM untuk mengembangkan usaha mereka.

“PNM sudah menyediakan modal, pembinaan, dan pendampingan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya agar usaha mikro bisa naik kelas menjadi usaha kecil, bahkan menengah yang lebih kuat dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kabupaten Solok, Deni Prihatno, yang hadir mewakili Bupati Solok, menegaskan bahwa UMKM merupakan sektor penting yang menjadi penopang utama perekonomian daerah, bahkan terbukti tetap bertahan di tengah berbagai tekanan ekonomi.

Menurutnya, kegiatan PKU menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, mulai dari manajemen bisnis, perizinan, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha.

“Pelatihan seperti ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM, Husein, menjelaskan bahwa program PKU merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas secara berkelanjutan.

Ia mengungkapkan, secara nasional PNM saat ini memiliki 12,6 juta nasabah aktif dan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp387 triliun kepada 22 juta pelaku usaha mikro dan ultra mikro dalam lima tahun terakhir. Di Sumbar sendiri, PNM memiliki 102 unit layanan Mekaar dan 14 kantor ULaMM dengan total pembiayaan mencapai Rp12,6 triliun.

“Tahun 2026 menjadi momentum percepatan bagi PNM di Sumbar. Kami menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp2 triliun serta pelaksanaan 986 kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi sekitar 39 ribu nasabah,” kata Husein.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jajaran PT PNM, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Padang, unsur Forkopimda Kabupaten Solok, serta ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sumbar.(da()


IKLAN



×
Berita Terbaru Update