Notification

×

Iklan

Rutan Muara Labuh Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:33 WIB Last Updated 2026-06-08T21:12:55Z

Program bedah rumah

Solsel, Rakyatterkini.com - Sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, serta menindaklanjuti Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.1-UM.01.01-304 tertanggal 2 Juni 2026 mengenai Program Bedah Rumah, jajaran Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muara Labuh melaksanakan kegiatan renovasi rumah warga pada Senin (8/6/2026).

Program bedah rumah tersebut dilaksanakan di Nagari Sako Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Muara Labuh beserta pejabat struktural, petugas pemasyarakatan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta Wali Nagari Sako Pasir Talang bersama perangkatnya yang turut berpartisipasi dalam proses renovasi rumah warga yang membutuhkan.

Kepala Rutan Muara Labuh, Yudi Hari Yanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat nilai gotong royong, sekaligus menjaga citra positif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di tengah masyarakat. Selain itu, program ini menjadi bentuk nyata pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung.

Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi rumah penerima bantuan dinilai kurang layak huni. Pencahayaan di dalam rumah minim, lantai mengalami kerusakan di beberapa bagian, serta terdapat dinding yang berlubang dan perlu diperbaiki. Kondisi tersebut membuat hunian menjadi kurang nyaman bagi penghuninya.

Melalui program ini, berbagai perbaikan berhasil dilakukan, mulai dari pembenahan dinding hingga pengecatan ulang agar tampak lebih bersih dan rapi. Tim juga menambahkan instalasi lampu di kamar serta membuat jendela tambahan untuk meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.

Selain itu, lantai yang rusak diperbaiki dan dilengkapi dengan alas plastik agar lebih nyaman digunakan. Pembangunan sekat antar ruang juga dilakukan untuk memisahkan area tidur dengan ruangan lainnya, disertai berbagai perbaikan tambahan guna meningkatkan kualitas hunian secara keseluruhan.

Sebagai bentuk kepedulian lanjutan, pihak Rutan turut memberikan bantuan berupa kipas angin dan paket sembako yang terdiri dari beras, telur, mi instan, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya kepada keluarga penerima.

Yudi Hari Yanto menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan petugas pemasyarakatan, warga binaan, serta dukungan dari pemerintah nagari setempat.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan secara aktif agar memiliki keterampilan serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial.

Diharapkan, setelah kembali ke masyarakat, para warga binaan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Program ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi penerima bantuan sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan gotong royong.

Melalui kegiatan bedah rumah ini, Rutan Kelas IIB Muara Labuh menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan yang berkelanjutan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.(af)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update