Notification

×

Iklan

Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai 2026

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23 WIB Last Updated 2026-06-17T04:23:24Z

Bangunan Pasar Raya Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang resmi memulai pelaksanaan program revitalisasi Pasar Raya Padang yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni hingga 31 Desember 2026. 

Program ini tidak hanya fokus pada pembenahan fisik pasar, tetapi juga mencakup penataan sistem transportasi, perbaikan terminal angkot, serta pengembangan kawasan pasar menjadi salah satu destinasi wisata.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan sejumlah proyek prioritas di kawasan Pasar Raya saat ini telah masuk tahap pelelangan. Ia menegaskan revitalisasi akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan jalan, trotoar, taman, sistem drainase, hingga penataan bangunan serta pembinaan pedagang.

“Beberapa proyek strategis sudah kita lelang. Kita juga memastikan terminal angkot tetap tersedia di kawasan ini. Akses dari terminal menuju titik-titik penting di Pasar Raya akan kita benahi,” ujar Fadly kepada wartawan.

Ia menjelaskan konsep pengembangan Pasar Raya tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diarahkan menjadi kawasan wisata yang menarik. Menurutnya, pasar tradisional memiliki potensi besar sebagai ruang interaksi antara warga lokal dan wisatawan.

“Pasar ini bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga bisa menjadi tujuan wisata. Kita ingin Pasar Raya menjadi semacam living museum yang menggambarkan dinamika ekonomi dan interaksi sosial masyarakat Kota Padang,” tambahnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kota Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar pada tahun 2026, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Selain itu, kawasan penunjang seperti Plaza Andalas dan SPR Plaza juga akan dihubungkan dengan Pasar Raya agar aktivitas ekonomi semakin terintegrasi dan ramai.

Terminal angkot sendiri akan dibagi ke dua titik, yakni kawasan Sandang Pangan dan eks lokasi Iwapi. Fadly menilai penataan ini akan membuat aktivitas pasar lebih hidup dan tertata.

Ia juga menekankan terminal akan dibangun dengan konsep yang nyaman, luas, dan teduh sehingga mendukung mobilitas masyarakat.

“Terminal harus nyaman dan layak. Akses dari terminal ke lokasi tujuan di pasar juga harus mudah dan enak dilalui. Jalan, trotoar, dan jalur pejalan kaki akan kita perbaiki agar lebih rapi dan nyaman,” jelasnya.

Fadly berharap seluruh pihak, termasuk pedagang dan pemilik toko, dapat mendukung penuh pelaksanaan program revitalisasi ini. Menurutnya, Dinas Perdagangan juga telah melakukan komunikasi dengan para pedagang untuk menyosialisasikan rencana tersebut.

“Kami sudah berdiskusi dengan pedagang dan beberapa pemilik toko. Harapannya semua bisa mendukung agar program ini berjalan lancar,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update