Notification

×

Iklan

Pria Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede

Senin, 08 Juni 2026 | 23:18 WIB Last Updated 2026-06-08T16:18:00Z

Petugas mengevakusai jasad pria yang tewas tertabrak KRL

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan kereta api yang menelan korban jiwa. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Commuter Line (KRL) di jalur Jakarta–Nambo, tepatnya di wilayah Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (8/6/2026).

Benturan keras dari rangkaian kereta membuat tubuh korban terpental cukup jauh, bahkan diduga mencapai sekitar 500 meter dari titik awal kejadian.

Warga sekitar menjadi orang pertama yang menemukan jasad korban dalam kondisi mengenaskan. Tubuh korban dilaporkan penuh luka parah dan terpisah menjadi dua bagian.

Tak lama setelah kejadian, petugas keamanan stasiun bersama aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area serta mengevakuasi jasad korban yang terpisah cukup jauh tersebut.

Seorang saksi mata, Umi Zen, mengungkapkan bahwa sebelum insiden terjadi, korban sempat terlihat berada di sekitar rel kereta yang sebenarnya merupakan area terlarang. Saat itu, warga juga melihat adanya aktivitas korban berjalan di jalur tersebut.

Namun, pada saat yang bersamaan, KRL dari arah Jakarta menuju Stasiun Nambo melintas. Diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta atau tidak mendengar peringatan suara klakson masinis.

“Awalnya korban terlihat berjalan di area rel. Tidak lama kemudian kereta datang dari arah Jakarta ke Nambo. Sepertinya dia tidak sadar ada kereta, lalu langsung tertabrak dan meninggal di tempat,” ujar Umi Zen.

Petugas kemudian mengamankan sejumlah barang milik korban untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, seluruh bagian tubuh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan visum dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Akibat kejadian ini, perjalanan KRL rute Jakarta–Nambo sempat mengalami gangguan dan perlambatan saat proses evakuasi berlangsung. Setelah situasi dinyatakan aman dan jalur dibersihkan, operasional kembali berjalan normal di bawah pengelolaan PT KAI.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update