Jakarta, Rakyatterkini.com – Upaya pelarian seorang pria berinisial AJ, pelaku perampasan sepeda motor dengan modus mengaku sebagai intel polisi palsu, akhirnya terhenti setelah ia ditangkap aparat.
Pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (curas) yang sempat ramai diperbincangkan karena aksinya menodong korban dan menculik seorang anak kos menggunakan pistol mainan, diamankan di sebuah kamar hotel di kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarak menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan pengepungan di lokasi persembunyian pelaku yang berada di salah satu hotel kawasan Bandungan.
Saat mengetahui kamar tempatnya bersembunyi digerebek polisi, AJ yang berasal dari Tembalang, Kota Semarang, sempat panik. Ia bahkan mengunci diri di dalam kamar mandi untuk menghindari penangkapan. Petugas kemudian meminta pelaku untuk menyerahkan diri karena lokasi sudah terkepung.
Dari hasil penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu unit ponsel milik korban, satu sepeda motor, serta pistol mainan berwarna hitam yang digunakan pelaku untuk mengintimidasi korban.
Aksi kejahatan yang melibatkan AJ bersama satu rekannya itu terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026, di sebuah rumah kos kawasan Dempel, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Dalam aksinya, para pelaku memiliki peran masing-masing dengan rapi.
AJ masuk ke kamar korban dengan mengaku sebagai anggota intel kepolisian yang sedang menyamar untuk memburu pelaku narkoba. Dengan modus tersebut, ia berhasil membuat korban percaya sebelum kemudian merampas ponsel korban dan memaksa korban ikut dengannya menggunakan sepeda motor menuju wilayah Sayung, Kabupaten Demak.
Perjalanan mereka berubah tegang ketika korban mulai merasa ada kejanggalan. Di tengah perjalanan, korban dan rekannya mempertanyakan identitas pelaku serta meminta bukti kartu anggota (KTA) kepolisian. Karena tidak dapat menunjukkan identitas resmi dan panik, pelaku justru mempercepat laju kendaraan untuk melarikan diri.
Situasi semakin berbahaya saat korban berteriak meminta berhenti. AJ kemudian mengeluarkan pistol mainan yang diselipkan di pinggang dan menodongkannya untuk menakut-nakuti korban. Dalam kondisi terancam, korban nekat melompat dari motor yang sedang melaju untuk menyelamatkan diri.
Satu pelaku lain masih buron
Hingga kini, AJ telah diamankan dan ditahan di Mapolrestabes Semarang serta dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan dugaan penculikan yang dapat berujung hukuman berat.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses pengejaran terhadap pelaku lain yang berperan sebagai pengendara motor masih terus dilakukan. Tim Satreskrim Polrestabes Semarang telah mengantongi identitas pelaku kedua tersebut dan mengimbau agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai prosedur.(da*)


