Notification

×

Iklan

Polisi Gagalkan Penyerangan Busur Panah di Makassar, 2 Remaja Ditangkap

Rabu, 03 Juni 2026 | 02:47 WIB Last Updated 2026-06-02T19:47:00Z

Tim Trisula Polrestabes Makassar menggagalkan aksi teror 

Jakarta, Rakyatterkini.com — Tim Trisula Polrestabes Makassar berhasil menggagalkan aksi teror penyerangan yang diduga menggunakan busur panah dan melibatkan kelompok geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua remaja yang diduga terlibat serta menyita sejumlah senjata tajam sebagai barang bukti.

Penangkapan berawal dari kegiatan patroli rutin petugas yang kemudian menemukan sekelompok remaja dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat hendak diamankan, para remaja itu mencoba melarikan diri hingga terjadi aksi kejar-kejaran di lapangan.

Salah satu pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah sempat terlibat pergumulan dengan petugas di Jalan Abdul Kadir, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. 

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua anak panah beserta alat pelontarnya, dua unit sepeda motor, serta sebilah pisau yang disembunyikan di bawah jok motor.

Kedua remaja tersebut langsung dibawa ke Mapolrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti yang diamankan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, keduanya diduga baru saja melakukan penyerangan di wilayah Kecamatan Manggala. Pihak kepolisian masih menelusuri identitas korban serta kemungkinan keterkaitan mereka dengan kelompok geng motor tertentu.

Kanit Tipidum Polrestabes Makassar, Iptu Hamka, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan saat petugas melaksanakan patroli dalam rangka operasi kepolisian yang ditingkatkan. Ia menyebutkan, awalnya petugas menemukan sekelompok remaja yang sedang berkumpul, lalu dilakukan pemeriksaan hingga ditemukan senjata tajam berupa busur panah dan pelontarnya pada dua orang tersebut.

Dari pemeriksaan awal, para pelaku mengaku sering berkeliling di sejumlah jalan di Makassar karena memiliki masalah dengan kelompok lain. Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan upaya balas dendam antar kelompok.

“Diduga mereka baru saja melakukan penyerangan di wilayah Manggala. Saat ini masih kami dalami asal kelompok mereka,” ujar Iptu Hamka.

Saat ini kedua remaja tersebut telah diamankan dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut terkait kepemilikan senjata tajam. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi kriminal lain serta jaringan geng motor yang mungkin terkait.

Untuk menekan angka kejahatan jalanan seperti tawuran dan pembegalan, Polrestabes Makassar terus meningkatkan intensitas patroli pada malam hingga dini hari guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update