Padang, Rakyatterkini.com - Perumda Air Minum Kota Padang melakukan kegiatan pengurasan sedimen di Intake Palukahan pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga kapasitas tampungan air baku serta memastikan layanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal.
Direktur Utama Hendra Pebrizal menjelaskan bahwa pengurasan sedimen dilakukan sebagai langkah pemeliharaan berkala guna mempertahankan kinerja fasilitas produksi air baku sekaligus mencegah kerusakan pada peralatan pendukung.
Menurutnya, pekerjaan tersebut bertujuan untuk menjaga daya tampung air baku, menghindari gangguan pada pompa, dan memastikan suplai air baku tetap stabil demi mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Selama proses pengerjaan berlangsung, aliran air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan dan IPA Taban dihentikan sementara. Kondisi ini berdampak pada kemungkinan terganggunya distribusi air di beberapa wilayah layanan.
Adapun daerah yang berpotensi mengalami gangguan meliputi kawasan Bypass Pulai, Anak Air, Batas Kota, Koto Tangah, hingga Tabing. Gangguan ini diperkirakan berlangsung sampai pekerjaan selesai dan sistem kembali normal.
Hendra menambahkan bahwa seluruh petugas telah dikerahkan untuk mempercepat proses pengerjaan agar layanan dapat segera pulih. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan sistem distribusi agar proses normalisasi berjalan lancar.
“Kami mengimbau pelanggan agar menampung air secukupnya sebagai cadangan dan menggunakan air secara hemat selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Pihak Perumda Air Minum Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kegiatan tersebut. Mereka menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi meningkatkan keandalan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat Kota Padang.
“Kami memohon maaf atas gangguan yang ditimbulkan dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama pelanggan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan air minum,” tutup Hendra.(da*)


