Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemko Bandung terus menggencarkan penataan kabel udara telekomunikasi dengan melakukan penertiban dan pemotongan kabel yang dianggap mengganggu keindahan serta kerapian kota. Kebijakan ini berdampak pada terganggunya akses internet bagi ribuan pelanggan di beberapa wilayah.
Salah satu kegiatan penertiban dilakukan di kawasan Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, petugas memotong sejumlah kabel udara yang dinilai semrawut dan merusak estetika lingkungan perkotaan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa penataan kabel udara ini akan dilakukan di 36 ruas jalan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kota yang lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan penertiban, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai penyedia layanan internet. Menurutnya, para pelaku industri seperti asosiasi dan operator telah diminta menentukan kesiapan waktu sebelum dilakukan pemotongan kabel.
Farhan menegaskan bahwa pemerintah sebagai regulator tetap akan melanjutkan langkah penertiban tersebut. Namun, upaya ini telah dirancang agar tidak menimbulkan gangguan besar terhadap layanan publik maupun menyebabkan pemadaman internet secara luas.
Meski begitu, Pemkot tetap mengedepankan kehati-hatian agar dampak terhadap masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.
Di sisi lain, Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Barat, Geary M Fherza, menyatakan dukungannya terhadap program penataan kabel. Namun, ia menilai waktu pelaksanaan yang diberikan terlalu singkat, sehingga proses penyesuaian jaringan belum berjalan optimal.
Akibat kondisi tersebut, lebih dari 4.700 pelanggan mengalami gangguan layanan internet. Dampaknya dirasakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pengguna rumahan hingga sektor usaha seperti ritel, perhotelan, serta layanan lain yang bergantung pada koneksi internet.
Geary menyebutkan bahwa sebagian besar pelanggan yang terdampak berasal dari segmen rumah tangga, korporasi, dan pendidikan, sementara sisanya berasal dari instansi pemerintahan dan sektor lainnya.
Pemkot Bandung memastikan gangguan ini hanya bersifat sementara. Saat ini, pemerintah bersama pihak terkait tengah mempercepat proses pemulihan jaringan di sepanjang kurang lebih satu kilometer area penataan kabel, agar layanan internet dapat kembali normal dalam waktu dekat.(da*)


