Notification

×

Iklan

Padang Pariaman Perkuat Gerakan GENTING Cegah Stunting

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:30 WIB Last Updated 2026-06-13T10:30:00Z

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadi Orang Tua Asuh Stunting

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Upaya pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam menurunkan angka stunting kini memasuki tahap penguatan melalui keterlibatan masyarakat yang lebih luas. 

Salah satunya dengan menggalakkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sebuah program kolaboratif yang mengajak berbagai unsur untuk turut mendampingi keluarga yang berisiko stunting.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kerja sama dan gotong royong dari seluruh pihak agar dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Pertemuan GENTING Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 yang digelar di Parit Malintang, Jumat (12/6).

Rahmat menjelaskan, stunting merupakan persoalan serius karena tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas ketika dewasa. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

“Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pencegahan harus dimulai sejak dini,” ujarnya.

Ia menilai, program GENTING menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat penurunan stunting karena melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Melalui program ini, individu maupun lembaga dapat berperan sebagai Orang Tua Asuh bagi keluarga yang berisiko stunting.

“Menjadi Orang Tua Asuh bukan hanya memberi bantuan, tetapi bentuk kepedulian dan investasi sosial untuk masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Rahmat juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha, lembaga pendidikan, organisasi sosial, media, hingga tokoh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan tersebut. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang keberhasilan dalam menekan angka stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Padang Pariaman, Azwarman, menyampaikan bahwa GENTING merupakan program prioritas Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam memperkuat percepatan penurunan stunting berbasis gotong royong.

Ia menjelaskan, dukungan dalam program ini tidak hanya berupa pemenuhan gizi, tetapi juga mencakup penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, edukasi pola asuh, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Penanganan stunting harus menyeluruh karena penyebabnya beragam, tidak hanya soal makanan bergizi, tetapi juga lingkungan dan kondisi ekonomi keluarga,” jelasnya.

Azwarman menambahkan, pelaksanaan GENTING juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Program ini diharapkan mampu memberikan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga yang berisiko stunting.

Pertemuan GENTING 2026 ini diikuti 111 peserta dari berbagai unsur, seperti OPD, TP PKK, GOW, DWP, BAZNAS, puskesmas, pelaku usaha, penyuluh KB, hingga Forum Wali Nagari. Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman optimistis, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat pencapaian target penurunan stunting. Selain meningkatkan kesehatan anak, program ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah di masa mendatang.

“Setiap anak berhak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing. Mari bersama wujudkan Padang Pariaman menuju zero stunting,” tutup Rahmat.

Gerakan GENTING menjadi bukti bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama demi masa depan generasi bangsa.(suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update