Notification

×

Iklan

MTQ Tanah Datar ke-43 Resmi Dibuka di Pariangan

Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:30 WIB Last Updated 2026-06-20T03:01:46Z

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-43.

Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-43 tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, Jumat (19/6/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra menyampaikan rasa syukur sekaligus kebahagiaannya karena pelaksanaan MTQ tahun ini dapat digelar di Kecamatan Pariangan yang dikenal sebagai nagari tertua di Minangkabau.


Ia menilai, pelaksanaan MTQ di Nagari Tuo Pariangan menjadi simbol kebangkitan kembali semangat Luhak Nan Tuo yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam mewujudkan Tanah Datar yang madani.


“Alhamdulillah, kegiatan dua tahunan ini kembali bisa kita laksanakan. Saya yakin, dengan terus membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, masyarakat dan daerah kita akan senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT. Mari kita wujudkan nilai-nilai ABS-SBK untuk Tanah Datar Madani,” ujarnya.


Bupati juga menjelaskan MTQ yang digelar secara berjenjang dari tingkat nagari hingga nasional tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga sebagai wadah evaluasi pembelajaran serta pengamalan Al-Qur’an di masyarakat.


Ia berharap MTQ Nasional ke-43 ini dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta kafilah terbaik yang mampu mengharumkan nama Tanah Datar di tingkat yang lebih tinggi.


Dalam arahannya, Eka Putra menegaskan kepada Dewan Hakim agar bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam memberikan penilaian.


“Dewan Hakim harus memberikan penilaian secara jujur dan adil. Jika ditemukan kecurangan dalam proses penilaian, saya tidak akan ragu untuk menghentikan kegiatan MTQ ini. Saya ingin MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar ini menjadi contoh bagi pelaksanaan di tingkat Provinsi Sumatera Barat, terutama dalam hal objektivitas tanpa intervensi,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan MTQ tingkat provinsi sebelumnya yang dinilai masih terdapat indikasi kurangnya transparansi dari dewan hakim dalam penilaian. Menurutnya, kompetisi yang sehat sangat penting untuk menjaga kualitas peserta sekaligus semangat para kafilah.


“Jika ke depan hal seperti itu masih terjadi di tingkat provinsi, Tanah Datar mungkin tidak akan ikut. Kami tidak ingin hal seperti ini merusak mental peserta maupun official. Kami siap kalah, asalkan dalam kompetisi yang jujur dan sportif,” tambahnya.


Kepada para peserta, Bupati berpesan agar mengikuti lomba dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.


Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Pariangan, panitia pelaksana, Dewan Hakim, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, para donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ tersebut.


Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Camat Pariangan, Miza Aziz, mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah dari 14 kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar yang mengikuti MTQ Nasional ke-43 tingkat kabupaten.


Ia menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026, dengan mempertandingkan 12 cabang lomba yang diikuti sebanyak 744 kafilah dari seluruh kecamatan di Tanah Datar.. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update