Padang, Rakyatterkini.com – Kebakaran terjadi di kompleks Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang yang berlokasi di Balai Baru, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, pada Rabu (24/6) malam. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 23.44 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera diberangkatkan ke lokasi dengan membawa tiga unit mobil pemadam.
Menurutnya, jarak antara lokasi kejadian dengan Pos Damkar Belimbing sekitar 3,4 kilometer. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah kobaran api meluas ke area sekitar yang cukup padat.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat api telah membesar dari salah satu ruangan kantor DLH. Menyadari situasi tersebut, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menghadapi sejumlah hambatan seperti akses jalan yang terbatas, banyaknya warga yang menyaksikan kejadian, serta letak bangunan yang berdekatan dengan kawasan permukiman.
Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan akhirnya berhasil menguasai situasi. Proses pemadaman dan penanganan selesai sekitar pukul 00.16 WIB pada Kamis (25/6).
Akibat insiden tersebut, satu bangunan Kantor DLH Kota Padang beserta area penyimpanan bak kompos mengalami kerusakan cukup parah. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 400 meter persegi atau 20 x 20 meter.
Dalam kejadian itu, seorang warga bernama Afdal (36) mengalami luka-luka. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun warga yang harus dievakuasi atau mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Rinaldi mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada faktor kelalaian manusia. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara itu, aset bernilai kurang lebih Rp500 juta berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas di lapangan.
Selain menyelamatkan aset penting, petugas juga berhasil mencegah api merambat ke sedikitnya lima bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Untuk menangani kejadian tersebut, sebanyak 55 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, TNI, Polri, serta tim ambulans yang turut membantu proses penanganan di lokasi.(da*)


