Padang, Rakyatterkini.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus mengembangkan layanan transportasi yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta tarif terjangkau.
Salah satu layanan andalannya adalah KA Pariaman Ekspres yang menjadi pilihan utama masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati keindahan pesisir barat Sumatera Barat.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan KA Pariaman Ekspres melayani hingga 10 perjalanan setiap harinya dengan total kapasitas mencapai 4.240 kursi. Rute yang dilayani mencakup Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras.
Menurutnya, kereta ini bukan sekadar sarana transportasi murah, tetapi juga menawarkan pengalaman perjalanan wisata yang berbeda. Penumpang dapat menikmati panorama pesisir, hamparan sawah yang hijau, hingga nuansa khas perkampungan Minangkabau sepanjang perjalanan.
Dengan harga tiket hanya Rp5.000, KA Pariaman Ekspres menjadi favorit bagi masyarakat yang ingin berwisata ke Pantai Gandoriah di Pariaman.
Perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam memberikan pengalaman visual yang menarik, mulai dari pemandangan laut di sepanjang jalur rel, area persawahan yang asri, hingga aktivitas masyarakat lokal yang masih kental dengan budaya Minangkabau.
Setibanya di Stasiun Pariaman, penumpang hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk sampai ke Pantai Gandoriah. Destinasi ini dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan di Sumatera Barat dengan daya tarik pantai, kuliner khas, serta berbagai aktivitas keluarga.
Selain wisata pantai, pengunjung juga dapat menyaksikan Festival Tabuik, sebuah tradisi budaya yang telah dikenal luas secara nasional dan menjadi ikon Kota Pariaman.
Festival ini digelar setiap tahun pada tanggal 1 hingga 10 Muharram dalam rangka memperingati Asyura. Kata “Tabuik” sendiri berasal dari bahasa Arab “tabut” yang berarti peti.
Tabuik diwujudkan dalam bentuk replika menara besar yang dihias megah dan diarak melalui rangkaian prosesi budaya. Acara tersebut dimeriahkan dengan tabuhan tasa, pertunjukan silek (silat tradisional), tarian, hingga puncaknya berupa pelarungan Tabuik ke laut.
Tradisi yang sarat nilai sejarah ini selalu berhasil menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak Festival Tabuik pada 27–28 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar menyiapkan sebanyak 8.480 kursi KA Pariaman Ekspres.
Berdasarkan data sementara per 23 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 3.825 atau sekitar 45 persen dari total kapasitas. Artinya, masih tersedia 4.655 kursi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan.
Reza menambahkan angka penjualan tersebut masih dapat meningkat seiring berjalannya waktu pemesanan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar tidak kehabisan dan dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.
Untuk kemudahan, pemesanan tiket KA lokal kini dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dibuka secara bertahap mulai tujuh hari sebelum keberangkatan, sehingga calon penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang.
Salah satu wisatawan asal Pekanbaru, Alya, mengaku memilih KA Pariaman Ekspres karena menawarkan pengalaman wisata yang hemat namun tetap menyenangkan.
Ia menyebut perjalanan dengan kereta tersebut seperti paket wisata singkat dengan biaya murah, di mana penumpang bisa menikmati pemandangan laut, mencicipi kuliner khas Minangkabau, dan kembali di hari yang sama dengan perjalanan yang nyaman.
Kehadiran KA Pariaman Ekspres dinilai tidak hanya mempermudah akses menuju berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan harga terjangkau, layanan yang nyaman, serta panorama perjalanan yang menarik, kereta api semakin diminati sebagai moda transportasi pilihan.
“KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti Festival Tabuik,” tutup Reza. (da*)


