Notification

×

Iklan

Dosen di Padang Terluka Parah Diduga Jatuh dari Lantai Tiga Kampus

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:22 WIB Last Updated 2026-06-24T12:22:00Z


Padang, Rakyatterkini.com – Situasi di lingkungan Polteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Padang yang berada di kawasan Siteba, Kecamatan Nanggalo, mendadak gempar pada Selasa (23/6) pagi. 

Kehebohan terjadi setelah seorang dosen dilaporkan mengalami cedera parah, diduga akibat terjatuh dari lantai tiga gedung kampus.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Korban yang diketahui berinisial Y segera dievakuasi dari lokasi kejadian dan langsung dibawa ke RSUP Dr. M. Djamil Padang guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi luka serius di sekitar area gedung kampus. Namun hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan.

Insiden ini sempat menarik perhatian warga sekitar serta civitas akademika kampus. Sejumlah orang terlihat berkumpul di area parkir tidak lama setelah kejadian berlangsung.

Salah seorang warga bernama Riko mengaku melihat adanya keramaian di lokasi pada pagi hari, meski ia tidak mengetahui secara jelas penyebabnya.

“Saya hanya melihat banyak orang berkumpul di parkiran kampus, tapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ungkapnya.

Kabar mengenai peristiwa tersebut pun dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan masyarakat, mengingat korban merupakan salah satu tenaga pengajar di kampus tersebut.

Hingga saat ini, pihak kampus belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun kondisi terkini korban.

Di sisi lain, Polsek Nanggalo menyatakan telah menerima laporan mengenai insiden tersebut dan langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. 

Kapolsek Nanggalo, Iptu Muhammad Fariz, menyebutkan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tidak lama setelah kejadian dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban adalah seorang dosen berinisial Y dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat,” ujarnya Rabu (24/6/2026).

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Hingga saat ini, baik pihak kampus maupun keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Nanggalo.

“Kami masih mendalami kasus ini. Semua kemungkinan masih terbuka dan sedang dalam proses penyelidikan,” jelasnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update