Jakarta, Rakyatterkini.com– Jenazah RYS, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang sebelumnya ditemukan di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, pada Kamis (25/6/2926) dini hari. Sebelum dipulangkan, jenazah lebih dulu menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara Sidoarjo.
Pihak keluarga menduga korban sudah meninggal sebelum berada di lokasi penemuan. Dugaan tersebut muncul setelah mereka menelaah rekaman CCTV serta kondisi kendaraan saat ditemukan di bandara.
Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah mengalami pembusukan lanjut di kursi penumpang depan mobil dinas yang terkunci dari luar. Selain itu, kunci kendaraan juga tidak berada di tempat kejadian.
Keluarga mengungkapkan bahwa korban masih sempat berkomunikasi melalui panggilan video hingga Sabtu pagi (20/6/2026). Namun, setelah siang hari di tanggal yang sama, korban tidak lagi bisa dihubungi.
Dari rekaman CCTV Bandara Juanda terlihat mobil dinas tersebut memasuki area parkir pada Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB. Pihak keluarga menilai terdapat kejanggalan, karena tampak seorang pria berada di kursi pengemudi dan mengambil tiket parkir saat kendaraan masuk ke kawasan bandara.
Tidak hanya itu, keluarga juga menyerahkan rekaman CCTV lain kepada penyidik yang memperlihatkan korban bersama seorang laki-laki di kawasan Pujon, Kabupaten Malang.
Menurut Risang Bima Wijaya, temuan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa kematian korban.
“Mobil dalam keadaan terkunci dari luar dan terlihat ada orang lain yang mengambil tiket parkir dari kursi pengemudi. Dari situ kami menduga korban sudah meninggal sebelum mobil masuk ke area bandara dan kemudian ditinggalkan di lokasi,” ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.(da*)


