Notification

×

Iklan

Harga BBM Naik, Bahan Dapur di Solok Ikut Melonjak

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:47 WIB Last Updated 2026-06-16T04:47:00Z

Harga Bahan Pokok di Solok Ikut Melonjak

Solok, Rakyatterkini.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi berdampak langsung pada melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok, khususnya bahan dapur.

Pantauan di Pasar Raya Solok menunjukkan harga bawang putih dan bawang merah sama-sama mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

Seorang pedagang bahan pangan di pasar tersebut, Senin (15/6/2026), mengungkapkan bahwa lonjakan harga dipengaruhi oleh kenaikan BBM serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Menurutnya, bawang putih yang sebagian besar masih impor ikut terdampak kondisi tersebut sehingga harganya ikut naik.

Selain itu, harga cabai merah keriting juga mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp 45 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Kenaikan cukup signifikan juga terjadi pada komoditas tomat, yang biasanya dijual Rp 10 ribu per kilogram kini melonjak dua kali lipat menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

“Untuk saat ini tomat memang sedang mahal. Sementara cabai rawit setan masih stabil di kisaran Rp 40 ribu per kilogram,” jelasnya.

Situasi ini tentu memberatkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja kebutuhan dapur. Pedagang menyebutkan, tingginya harga membuat daya beli masyarakat menurun.

Akibatnya, para pedagang juga merasakan dampak penurunan omzet karena pembeli mulai mengurangi jumlah belanja mereka.

“Kondisi pasar sekarang terlihat lebih sepi dari biasanya. Banyak pembeli yang mengurangi pembelian karena harga naik,” ujarnya.

Para pedagang berharap nilai tukar rupiah bisa kembali menguat dan harga BBM dapat stabil, sehingga harga bahan pokok kembali normal.

“Mudah-mudahan pemerintah bisa memperhatikan kondisi ini agar harga kebutuhan pokok kembali terjangkau,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update