Notification

×

Iklan

Ekspor Sumbar Tembus US$1,03 Miliar, Naik 30 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 06:48 WIB Last Updated 2026-06-11T01:02:26Z

Ilustrasi.

Padang, Rakyatterkini.com – Kinerja ekspor Sumatera Barat pada periode Januari hingga April 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. 

Total nilai ekspor tercatat mencapai 1.035,18 juta dolar AS, atau meningkat 30,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 794,92 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Nurul Hasanudin, menyampaikan kenaikan tersebut terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan yang tumbuh 31,91 persen.

“Selama Januari–April 2026, lima negara tujuan utama ekspor Sumatera Barat adalah India dengan nilai 267,06 juta dolar AS, disusul Pakistan 177,39 juta dolar AS, Myanmar 120,59 juta dolar AS, Tiongkok 119,76 juta dolar AS, serta Mesir 107,96 juta dolar AS,” ungkap Nurul dalam keterangan pers, Rabu (10/6/2026).

Dari sisi komoditas, tiga produk utama ekspor Sumbar adalah golongan lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), karet dan barang dari karet (HS 40), serta berbagai produk kimia (HS 38). Ketiganya memberikan kontribusi masing-masing sebesar 84,94 persen, 3,51 persen, dan 3,31 persen. 

Secara keseluruhan, ketiga komoditas tersebut juga mengalami peningkatan baik dari sisi nilai maupun volume dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Sumatera Barat pada periode yang sama tercatat sebesar 364,46 juta dolar AS, atau melonjak 187,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipicu oleh meningkatnya impor bahan baku dan bahan penolong yang secara kumulatif naik hingga 174,96 persen.

Adapun lima negara asal impor terbesar Sumbar adalah Singapura dengan nilai 247,20 juta dolar AS, Malaysia 59,03 juta dolar AS, Argentina 15 juta dolar AS, Kanada 15,54 juta dolar AS, serta Australia 7,26 juta dolar AS.

Untuk komoditas impor utama, terdiri dari bahan bakar mineral (HS 27), ampas atau sisa industri makanan (HS 23), serta pupuk (HS 31), dengan kontribusi masing-masing sebesar 83,55 persen, 6,36 persen, dan 4,21 persen.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Sumatera Barat pada Januari–April 2026 tetap mencatat surplus sebesar 670,71 juta dolar AS. Angka ini sedikit meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berada di level 668,30 juta dolar AS, atau naik sekitar 2,42 juta dolar AS. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update