Padang, Rakyatterkini.com – Menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumbar pada Senin, 15 Juni 2026, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, menerima sekaligus meneruskan sejumlah tuntutan dari Badan Eksekutif Mahasiswa se-Sumatra Barat (BEM-SB) ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa aspirasi tersebut ikut dikawal hingga ke anggota dewan di komisi-komisi terkait, sesuai dengan ruang lingkup isu yang disuarakan. Hal ini dilakukan agar setiap tuntutan dapat menjadi perhatian bersama dan menjadi bahan evaluasi dalam perbaikan tata kelola negara ke depan.
Nanda Satria menegaskan bahwa DPRD Sumbar tetap berkomitmen membuka ruang dialog dengan masyarakat, mendengarkan berbagai masukan, serta memperjuangkan aspirasi publik demi pembangunan yang lebih baik.
Sebelumnya, massa aksi menyampaikan lima poin tuntutan yang kemudian turut diteruskan oleh Nanda ke BAM DPR RI. Tuntutan tersebut juga menjadi bentuk sikap bahwa kondisi penyelenggaraan negara dinilai masih memerlukan banyak perbaikan.
Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain desakan agar pemerintah lebih bijak dalam penggunaan APBN, khususnya terhadap program-program besar yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan masyarakat, serta perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitasnya.
Massa juga meminta peninjauan ulang terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), pembatalan revisi UU Polri, stabilitas nilai tukar rupiah, serta dorongan agar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertanggung jawab penuh atas berbagai aspek tata kelola pemerintahan.(da*)


