Notification

×

Iklan

ALVA Catat Lonjakan Penjualan Motor Listrik

Rabu, 24 Juni 2026 | 18:17 WIB Last Updated 2026-06-24T11:17:00Z

Motor Listrik

Jakarta, Rakyatterkini.com — PT Ilectra Motor Group (IMG), produsen sepeda motor listrik dengan merek ALVA, mencatat pertumbuhan permintaan yang cukup signifikan sepanjang 2025. Secara tahunan, permintaan meningkat sebesar 52 persen, dari sekitar 3.000 unit pada 2024 menjadi 4.500 unit di tahun berikutnya.

Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swadita Yudha, mengungkapkan bahwa lonjakan ini didorong oleh kemampuan produk yang semakin menyesuaikan dengan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur, ekosistem pendukung, serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Berdasarkan hasil riset dan pengembangan internal ALVA, salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen adalah fungsi kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari. Misalnya, digunakan untuk berboncengan maupun membawa barang kebutuhan rumah tangga.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ALVA merancang produknya dengan fitur yang mendukung aktivitas harian. Salah satunya adalah desain dek depan datar (flat deck) yang dibuat dengan ukuran terukur agar dapat digunakan membawa berbagai barang.

Yudha mencontohkan, model ALVA N3 dirancang sebagai motor listrik yang berfokus pada utilitas harian. Ukuran dek depan disesuaikan dengan dimensi barang umum seperti galon air, tabung gas, hingga koper kecil. Selain itu, ukuran jok juga dirancang dengan mempertimbangkan panjang, lebar, dan tinggi agar tetap nyaman.

Di sisi lain, fitur-fitur pada motor listrik kini semakin mendekati pengalaman berkendara motor berbahan bakar bensin. Sistem kontrol akselerasi telah diatur sedemikian rupa sehingga sensasi berkendara terasa lebih familiar bagi pengguna.

ALVA juga memastikan bahwa performa motor listriknya mampu mendukung perjalanan jarak jauh dengan kecepatan yang kompetitif. Sebagai contoh, ALVA N3 mampu melaju hingga 80 km/jam, sementara ALVA Cervo dapat mencapai kecepatan maksimum 103 km/jam.

Untuk mendukung penggunaan yang lebih luas, infrastruktur pengisian daya juga terus diperluas. Hingga kini, ALVA telah memiliki lebih dari 350 konektor pengisian yang tersebar di berbagai lokasi, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekitar 150 konektor pada akhir 2025.

Layanan purna jual turut diperkuat melalui jaringan mitra, layanan pelanggan, serta bantuan darurat 24 jam. Selain itu, teknologi Boost Charge memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.

Yudha menegaskan bahwa keberhasilan adopsi kendaraan listrik sangat bergantung pada tingkat kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, ALVA terus fokus meningkatkan aspek penting seperti jarak tempuh, kemudahan pengisian daya, daya tahan baterai, layanan purna jual, serta kemudahan dalam kepemilikan.

Sejak awal 2022, ALVA juga telah membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mencakup produk, infrastruktur pengisian, layanan, hingga skema kepemilikan yang lebih fleksibel. Upaya ini didukung oleh investasi jangka panjang yang telah melampaui Rp1 triliun.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update