Padang, Rakyatterkini.com – Nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat dalam pelaksanaan program UNAND Berqurban yang kembali digelar oleh Universitas Andalas pada momentum Idul Adha 1447 H.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum XIV UNAND tersebut berhasil mengumpulkan total 43 ekor sapi kurban yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat, termasuk ke wilayah yang terdampak bencana serta daerah terpencil di berbagai pelosok Sumatera Barat.
Program ini melibatkan banyak pihak, mulai dari pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga mitra perbankan dan unsur sivitas akademika lainnya yang bersama-sama berkontribusi dalam gerakan berbagi tersebut.
Secara terpusat, pelaksanaan UNAND Berqurban di Masjid Nurul Ilmi (MNI) UNAND menghimpun 12 ekor sapi dan satu ekor kambing. Dari jumlah tersebut, delapan ekor sapi berasal dari partisipasi gotong royong pimpinan kampus, dosen, staf, alumni, serta keluarga besar universitas. Selain itu, terdapat tiga ekor sapi yang merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari mitra perbankan, yaitu Bank Mandiri, Bank Nagari, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Satu ekor sapi lainnya disalurkan oleh alumni untuk masyarakat Batipuh melalui perwakilan Rudi Rusli. Sementara itu, satu ekor kambing disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran UNAND sebagai bagian dari program kemanusiaan untuk Palestina.
Dari total hewan kurban yang dikelola di lingkungan kampus, 11 ekor sapi disembelih langsung di area MNI UNAND, sedangkan sisanya didistribusikan ke berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Berdasarkan data panitia, kontribusi kurban juga datang dari berbagai unit di lingkungan kampus. LAZ Alumni FK UNAND menyalurkan sekitar 20 ekor sapi ke sejumlah wilayah, seperti Sei Naniang di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kepulauan Mentawai, daerah terdampak bencana di Padang dan Agam, serta sebagian juga diperuntukkan bagi bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Selain itu, Fakultas Farmasi turut menyumbang empat ekor sapi, sedangkan Keluarga Besar Pusat Studi Hukum (PSH) UNAND bersama sejumlah lembaga dan organisasi masyarakat menyalurkan lima ekor sapi untuk masyarakat di Mentawai.
Rektor UNAND, Efa Yonnedi, menyampaikan bahwa Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat nilai pengorbanan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa selama 70 tahun berdiri, UNAND selalu identik dengan nilai kepedulian, di mana seluruh unsur kampus mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga alumni berperan dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
Ia juga menambahkan bahwa penyaluran kurban ini difokuskan untuk membantu para petugas kebersihan, tenaga keamanan, pengemudi, serta masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.
Menurutnya, program kurban yang dipusatkan di lingkungan kampus ini terakhir kali dilaksanakan pada 2014. Setelah sekitar 12 tahun vakum, kegiatan tersebut kembali dihidupkan sebagai upaya mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial sivitas akademika.
Pihak UNAND berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut agar manfaatnya semakin luas dan mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, perwakilan Bank Mandiri, Direktur Treasury and International Banking Ari Rizaldi, menyebutkan bahwa keterlibatan pihaknya dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan dan semangat berbagi kepada sesama di seluruh wilayah Indonesia.(da*)


